Peristiwa

Puluhan Buku Jihad Ditemukan di Rumah Terduga Teroris Mojokerto

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pasca penangkapan dua warga Dusun Betro Barat, Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, petugas menemukan sejumlah buku tentang jihad. Buku-buku yang ditemukan petugas tersebut tak semuanya asli.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono membenarkan penemuan sekitar 28 buku tentang jihad di kediaman S saat digeledah aparat berseragam cokelat itu.

“Kami temukan 28 buku tentang jihad. Dari semua itu, rata-rata buku asli. Namun, ada juga yang sengaja digandakan dengan mesin fotocopy,” ungkapnya, Jumat (18/5/2018) dinihari.

Masing-masing buku tersebut memiliki sampul berbeda warna, putih, merah, kuning, hitam dan lain-lain. Pada sampul depan bertuliskan huruf arab dan latin. Dibawah tulisan huruf arab, terdapat terjemahan huruf latin.

Buku-buku yang disita juga terdapat buku bersampul Abu Bakar Baasyir. Dari sekian banyak buku yang ditemukan, sebagian besar buku itu dicetak di Indonesia.

“Buku jihad itu berisi tuntunan menuju jalan kebenaran. Ada gambar orang seperti lelaki bersorban,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Densus 88 melakukan penggrebekan di rumah terduga teroris S, warga Dusun Betro Barat, Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/5/2018) sekitar pukul 15.30 WIB.

Hasilnya, tim Densus 88 mengamankan dan membawa dua orang terduga teroris yang masih satu keluarga. Dua orang tersebut, yakni S dan L. Keduanya kini dibawa menuju Mapolda Jatim.

Selain itu, empat kerabat terduga teroris itu kini masih berada di Mapolsek Gedeg guna dimintai keterangan oleh petugas Polres Mojokerto Kota.

Empat orang tersebut, yakni U yang merupakan istri dari S. Dan F yang merupakan istri L, menantu S. Sedangkan, dua lainnya merupakan anak-anak.