Peristiwa

Terkena Ledakan Bondet, Dua Tangan Pemuda Pasuruan Putus

PASURUAN, FaktualNews.co – Khoiri (18), warga Dusun Pesa’an, Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, harus kehilangan kedua tangannya. Karena terkena ledakan bom ikan (bondet) yang dilempar orang tak bertanggungjawab di sampin rumah korban.

Suara ledakan bom ikan yang meledak pada Jumat (1/6/2018) sore itu, sempat menggemparkan warga di dusun setempat.

Pada sore itu, Khoiri sedang menyapu di halaman samping rumahnya. Namun, korban tidak sengaja menginjak bondet sekepal tangan yang dugaan dibuang oleh pemiliknya disamping rumah korban. Karuan saja, bondet meledak meski bentuknya kecil, namun daya ledaknya cukup besar.

Ledakan keras yang disertai teriakan histeris Khoiri. Sontak ibu kandungnya, Umi, langsung lari keluar rumah dan menghampiri anaknya yang meringis kesakitan itu. Melihat tangan Khoiri yang terus mengeluarkan darah. Umi langsung mengambil kain untuk menutupi lukanya, bergegas membawa anaknya ke RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.

”Anak saya ini mengaku tidak sengaja menginjak bondet di sebelah rumah. Tahu-tahu ada ledakan keras, saya keluar rumah,” tutur Umi, saat ditemui di IGD RSUD dr R Soedarsono (Purut), Kota Pasuruan, Sabtu (2/6/2018).

Sampai saat ini Khoiri masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.

“Dari kondisi korban, cukup memprihatinkan akibat terkena ledakan bondet itu. Pergelangan tangan kanan dan kirinya putus, kaki kanan dan kiri juga mengalami luka robek. Bagian dada serta wajahnya juga terluka,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso. (Abdul Aziz)