FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bak Terbuka vs Truk, Penyebab Kemacetan Panjang di Sumenep

Peristiwa     Dibaca : 165 kali Jurnalis:
Bak Terbuka vs Truk,  Penyebab Kemacetan Panjang di Sumenep
FaktualNews.co/Supanjie/
Kecelakaan truk vs bak terbuka di Sumenenp membuat kemacetan panjang.

 

 

SUMENEP, FaktualNews.co – Kecelakaan antara mobil bak terbuka pengangkut alat berat dari arah Surabaya menuju Sumenep, terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan batu bata, di simpang tiga Rongerong, Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Sumenep, Jawa Timur, Senin (11/6/2018) pagi.

Pantauan di lokasi, kecelakaan di jalan raya Sumenep-Pamekasan itu menyebabkan kemacetan yang cukup panjang dari kedua arah. Bahkan tidak sedikit para pengendara baik roda dua maupun roda empat harus memutar arah untuk menghindari kemacetan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka pengangkut alah berat dari arah Surabaya,  menuju Desa Lobuk. Karena medan yang sulit, mobil berukuran panjang tersebut harus memutar secara perlahan untuk dapat melalui simpang tiga Rongerong yang cukup sempit untuk dilalui mobil besar.

Nah, saat memutar menuju Desa Lobuk, truk bernopol M 8139 C mencoba menerobos. Sehingga sisi kanan depan dan beberapa bagian body mobil terhantam bagian belakang bak terbuka bernopol L 9862 VI itu.

“Truknya menerobos masuk, padahal tadi sudah ada yang ngawal mobil besar tersebut untuk putar arah menuju Desa Lobuk. Karena medan yang sempit kecelakaan terjadi, truk terhantam bagian belakang mobil berukuran besar itu,” terang Mathera, salah satu pengendara motor.

Selain rusak karena dihantam bagian belakang mobil bak terbuka tersebut. Truk terseret hingga menyeruduk tebing jembatan.

“Truk kena body belakang mobil bak pengangkut alat berat, terseret sampai menghantam tebing jembatan, tebingnya sampai hancur,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakan ini, petugas kepolisian setempat yang tiba di lokasi tampak sibuk mengurai kemacetan panjang dari dua arah. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Supanjie)

Editor
Nurul Yaqin