FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pemudik Asal Kota Mojokerto Ditemukan Tewas di Rumah Makan Taman Sari Tuban

Peristiwa     Dibaca : 58 kali Jurnalis:
Pemudik Asal Kota Mojokerto Ditemukan Tewas di Rumah Makan Taman Sari Tuban
FaktualNews.co/Istimewa/
Ilustrasi

TUBAN, FaktualNews.co – Faisal Mega Ananta (26), seorang pemudik asal Kelurahan Kranggan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia, Senin (11/6/2018).

Sontak hal itu membuat penumpang bus Jakarta-Surabaya yang sedang berada di rumah makan Taman Sari, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, geger.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian meninggalnya pemudik secara misterius itu berawal saat korban terlihat berjalan dari toliet. Selanjutnya, pemuda berbadan besar itu duduk di lorong jalan dekat toilet di dalam rumah makan.

“Awalnya terlihat mondar-mandir, kemudian ke toilet. Habis itu yang bersangkutan ini duduk dan terlihat lemas,” terang Kapolsek Jenu, Polres Tuban, AKP Elis Suendayati.

Tak lama, pemudik yang diduga merupakan salah satu penumpang bus jurusan Jakarta-Surabaya itu kemudian terbaring di lantai. Korban sempat mengeluarkan suara seperti orang yang sedang mengalami sakit.

“Untuk penyebab dari kematian korban ini masih belum diketahui. Anggota yang datang di lokasi langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah itu,” tambahnya.

Sementara itu, petugas kepolisian yang melakukan olah TKP masih belum mengetahui secara pasti pemudik yang meninggal itu penumpang bus apa. Sebab, dari sejumlah bus yang dilakukan pemeriksaan tidak ada yang mengakui keberadaan dari korban tersebut.

“Kita belum tahu korban penumpang bus yang mana. Dari beberapa bus yang kita lakukan pemeriksaan tidak ada yang mengakui dan semua penumpangnya lengkap,” jelasnya.

Setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP jenazah pemudik tersebut langsung dievakuasi petugas kepolisian untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD dr R Koesma Tuban. Pihak Kepolisian masih menghubungi pihak keluarga dari pemuda yang ditemukan meninggal dunia itu.

Editor
Z Arivin