Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Mesin Kapal Rusak, Ratusan Penumpang Tujuan Bawean,Terlantar

Ramadan     Dibaca : 197 kali Jurnalis:
Mesin Kapal Rusak, Ratusan Penumpang Tujuan Bawean,Terlantar
FaktualNews.co/farich
Para penumpang tampak menunggu keberangkatan kapal di Terminal Pelabuhan Gresik.

 

GRESIK, FaktualNews.co-Ratusan penumpang kapal yang hendak berangkat mudik ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, tampak terlantar di Dermaga Pelabuhan Gresik, Rabu (13/06/2018) siang. Keterlambatan keberangkatan ini diduga akibat kerusakan pada mesin genset kapal.

Diketahui, ada sekitar 250 penumpang kapal asal Kepulauan Bawean, yang mendapat jatah mudik gratis dari Dinas Perhubungan Provinsi Jatim. Mereka sedianya harus berangkat pukul 07.00 WIB dari Pelabuhan Gresik.

Namun, kapal Natuna Express yang ditunjuk memberangkatkan penumpang mudik gratis ini tiba-tiba mengalami kerusakan pada mesin genset di bagian penerangan dan pendinginan. Pihak terkait pun akhirnya mengalihkan keberangkatan menggunakan kapal Bahari Express.

Sanni, salah seorang penumpang kapal yang hendak pulang ke Kecamatan Tambak (Bawean), Kabupaten Gresik ini mengaku sudah menunggu sejak subuh tadi. “Jadwal keberangkatannya itu harusnya pukul 07.00 tagi, tapi sampai pukul 15.00 masih belum berangkat,” ucapnya.

Sanni juga belum tahu pasti kapan keberangkatan kapal yang hendak ditumpanginya. Hal senada juga diutarakan Intan, penumpang asal Sepanjang, Sidoarjo yang hendak mudik ke Kecamatan Sangkapura (Bawean), Kabupaten Gresik.

“Saya berangkat bersama dan dua adik saya. Kami nunggu sejak tadi pagi. Tapi ternyata tidak bisa berangkat dulu karena kapalnya rusak,” tuturnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Agustinus Maun mengatakan, sejauh ini ada sebanyak 250 penumpang yang terdaftar sebagai peserta mudik gratis ke Pulau Bawean. Agustinus memastikan akan memberangkatkan para penumpang yang hendak mudik ke Pulau Bawean.

“Sebentar lagi mereka akan segera diberangkatkan dengan kapal pengganti Bahari Express. Keterlambatan ini dikarenakan adanya kerusakan pada mesin genset kapal yang berfungsi untuk menyalakan lampu dan AC,” ujar Agustinus Maun.

Editor
Nurul Yaqin