FaktualNews.co

KLM Mutiara Banyuwangi Terdampar di Perairan Gua Gua Sumenep

Peristiwa     Dibaca : 632 kali Penulis:
KLM Mutiara Banyuwangi Terdampar di Perairan Gua Gua Sumenep
FaktualNews.co/Istimewa/
Perahu KLM Mutiara Banyuwangi sebelum berangkat mengangkut sembako tujuan Pulau Tanjung Keok, Kecamatan Sapeken, Sumenep.

SUMENEP, FaktualNews.co – Perahu KLM Mutiara Banyuwangi yang mengangkut sembako tujuan Pulau Tanjung Keok, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur, hilang kontak pada, Rabu (4/7/2018) malam.

Sardani, pemilik perahu mengaku, KLM Mutiara berangkat dari Banyuwangi, Rabu (4/7/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, mengangkut sembako tujuan Pulau Tanjung Keok Kecamatan Sapeken Sumenep.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Namun, sekitar 10 jam perjalanan atau sekitar pukul 23.00 WIB, perahu mengalami trobel mesin. “Perahu berangkat dari banyuwangi membawa sembako, sekitar pukul 23.00 WIB, mesin mati di tengah laut,” katanya, kepada awak media, Jumat (6/7/2018).

Nahkoda perahu, Mukri, menurut Sardani, sudah berusaha menghidupkan mesin, namun beberapa kali dicoba mesin tetap tidak bisa hidup, kemudian nahkoda langsung melaporkan kejadian tersebut ke KSOP Banyuwangi dan pemilik kapal dan langsung melaporkan juga ke pihak terkait agar mendapatkan bantuan mencari posisi perahu yang membawa penumpang sekitar 11 orang termasuk para ABK.

Setelah mengalami mati mesin, akhirnya perahu terus terbawa arus menuju arah perairan Pulau Ra’as Sumenep.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, kapal kayu KM Mutiara Banyuangi berpenumpang belasan orang terdampar di takat noko gua gua Raas dengan posisi hampir tenggelam, Jumat (6/7/2018) sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Kondisi terakhir, kapal tersebut nyaris tenggelam, karena mesin dan pompa air rusak. “Semoga segera ada bantuan,” kata warga Raas, Badrul Aini.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...