FaktualNews.co

Paket dari Cirebon Untuk Istri Pemilik Bom Pasuruan Hebohkan Warga

Peristiwa     Dibaca : 996 kali Penulis:
Paket dari Cirebon Untuk Istri Pemilik Bom Pasuruan Hebohkan Warga
FaktualNews.co/Abdul Aziz/
Seorang kurir pengiriman paket dikawal anggota TNI membawa paketan untuk istri terduga teroris

PASURUAN, FaktualNews.co – Ketenangan warga di Jalan Pepaya, RT 01/ RW 01, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kembali terusik, Sabtu (7/7/2018) siang. Lantaran adanya kiriman sebuah paket terbungkus kardus yang belum diketahui isinya. Paket tersebut ditujukan kepada DR (40), istri Ab (43) pemilik bom yang kini masih buron.

Paket terbungkus plastik hitam dengan ukuran 40 cm persegi itu bertulis nama dan alamat pengirim dan yang dituju, dengan bertuliskan jasa pengiriman Lion parcel. Paket itu diantar oleh kurir pengiriman bernama Usman Ali, asal Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, sekitar pukul 11.30 WIB.

Tentu saja, kiriman paket dengan berat sekitar 2 kilogram itu, menimbulkan kecurigaan. Sejumlah anggota polisi dan TNI yang berjaga di rumah terduga teroris, saat itu langsung sigap memeriksa bungkusan hitam itu. Tak banyak cakap, paketan tesebut langsung diamankan ke Polres Pasuruan, untuk diperiksa lebih lanjut. Kurir pengirim paket itu juga iku diamankan.

Warga sempat heboh melihat paket dengan ukuran cukup besar itu. Sementara beberapa warga lainnya penasaran paket itu berisi kain atau pakaian. Maklum saja, dalam kesehariannya, keluarga yang dikait-kaitkan dengan aksi terorisme tersebut menjalankan bisnis pakaian yang dipasarkan secara online.

Belum ada keterangan resmi disampaikan oleh pihak kepolisian terkait isi paket kiriman maupun pengirim paket yang meresahkan warga sekitar ini. Namun diketahui dari kode di resi dos yang terbungkus rapat itu, dengan pengirim berinisial Kota CRB, nama L Sopahh Tekstile, diperkirakan dari daerah Cirebon, Jawa Barat.

Sementara itu, Usman Ali yang merupakan kurir pengiriman paket sempat terkejut saat mengetahui rumah yang dituju adalah pemilik bom Bangil. Karena sebelumnya ia berputar-putar mencari alamat, karena nomer telpon yang tertera tidak aktif. Alamat yang ia tuju baru ketemu setelah bertanya ke sejumlah warga sekitar.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin