FaktualNews.co

Puluhan Gepeng dan Anjal di Tuban, Terjaring Razia Satpol PP

Peristiwa     Dibaca : 777 kali Penulis:
Puluhan Gepeng dan Anjal di Tuban, Terjaring Razia Satpol PP
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Sejumlah anjal saat terjaring razia Ops Bina Kusuma Polres Mojokerto.

TUBAN, FaktualNews.co – Satpol PP Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melakukan penertiban terhadap keberadaan pengemis, pengamen, anak-anak jalanan (anjal) dan juga orang gila yang berkeliaran di wilayah hukumnya. Lantaran keberadaan mereka dinilai sering meresahkan masyarakat.

Pantauan di lokasi, petugas Satpol PP melakukan penyisiran sejumlah kawasan yang dinilai menjadi tempat mangkal pengemis. Salah satunya adalah kawasan Alun-alun Kota Tuban dan juga sekitar Pasar Sore Pantai Boom Kabupaten Tuban.

“Untuk Gepeng yang berhasil kita amankan sebanyak 11 orang. Mereka diamankan dari kawasan Plaza Alun-alun, setikar pertokoan pom boom dan pasar sore,” kata Kasatpol PP Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto, Sabtu (7/7/2018) pagi.

Tak puas, petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan rest area Tuban. Di lokasi ini petugas mendapati sejumlah remaja yang ada di kawasan tersebut. Remaja yang tidak punya identitas yang disinyalir sebagai kelompok anak jalanan itu langung dibawa oleh petugas.

“Anak jalanan atau anak punk yang kita amankan ada 11. Semuanya mengaku berasal dari Sidoarjo. Dan untuk pengamen ada dua orang,” tambahnya.

Adapun untuk orang gila yang terjaring dalam penertiban yang dilakukan untuk menciptakan situasi yang tentram di Bumi Wali itu sebanyak empat orang. Mereka diamankan dari kawasan rest area Tuban dan juga berasal sekitar pantai Boom Tuban.

“Mereka yang terjaring dalam kegiatan ini kita lakukan pendataan dan kita berikan pembinaan. Untuk orang gila kita serahkan kepada Dinas Sosial,” ungkapnya.

Dalam razia penertiban itu, petugas berhasil mengamankan 26 orang baik gepeng, anjal maupun orang gila. Mereka kemudian diamankan oleh Satpol PP untuk dilakukan pendataan. Selanjutnya, para gelandangan ini kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Tags