FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pegawai OJK Gadungan Tipu Gadis Cantik di Jember

Kriminal     Dibaca : 214 kali Jurnalis:
Pegawai OJK Gadungan Tipu Gadis Cantik di Jember
Foto : Ilustrasi

JEMBER, FaktualNews.co – Seorang perempuan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban penipuan pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gadungan berinisial SLA.

Korban yang diketahui berinisial PNM (26), warga Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, menceritakan awalnya ia berkenalan dengan SLA melalui aplikasi WeChat.

Setelah berkenalan dengan pegawai OJK gadungan, PNM kemudian janjian untuk bertemu di salah satu hotel tempat menginap SLA. “Sempat menginap juga di hotel tempat dia,” aku PNM, kepada awak media di Jember, Sabtu (14/7/2018).

Tak sampai disitu, SLA kemudian melancarkan aksinya dengan mengajak PNM pergi ke Banyuwangi. PNM setuju dan mengepak barang yang hendak di rumah kos. Namun, SLA sudah lebih dulu di Banyuwangi untuk melakukan penipuan pada korban petamannya.

“Saya tahunya dia sudah di Banyuwangi, dari video story. Ternyata dia bersama korban pertama,” tuturnya.

Beberapa hari kemudian, SLA kembali menghubungi PNM, minta dijemput di hotel agar bisa menginap di tempat kos PNM. Pada Selasa (10/7/2018) pagi, SLA mengatakan pergi untuk bekerja dan siang hari pelaku minta disewakan kamera oleh korban.

Korban mau saja menuruti permintaan pelaku, dengan meminjamkan KTP nya untuk menyewa kamera digital. “Dia minta disewakan kamera, dan mengajak jalan-jalan ke Malang,” tutur PNM.

Keesokan harinya, PNM mengajak LSA untuk berwisata ke pantai Pasir Putih Malikan sekalian hendak pulang ke rumah. SLA menolak dan beralasan istirahat. PNM pun pulang ke desa dan membiarkan SLA menginap di rumah kos.

SLA menghubungi PNM via WhatsApp dan mengatakan harus kembali ke kantor. Kunci kos pun dibawa SLA. “Sore aku balik ke kos. Dia tak ada kabar. Aku minta duplikat kunci ke ibu kos,” kata PNM.

Setelah berhasil masuk kamar, barulah PNM tahu jika tas ransel SLA sudah tak ada.

PNM curiga dan mengecek isi kamar kos. Ternyata kopor, enam jam tangan, ponsel, jaket hilang.

PNM lantas melaporkan hal ini kepada toko yang menyewakan kamera. Barulah dia tahu bahwa sebelumnya SLA sempat ke toko itu bersama seorang perempuan yang juga korban penipuan pegawai OJK gadungan tersebut. (Bahrullah)

Editor
Saiful Arief