FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bawa Sajam, Tawuran Antar Suporter PSID Jombang

Peristiwa     Dibaca : 340 kali Jurnalis:
Bawa Sajam, Tawuran Antar Suporter PSID Jombang
FaktualNews.co/Beny Hendro/
Sejumlah petugas kepolisian di lokasi kejadian tawuran antar suporter PSID Jombang, Selasa (17/7/2018) malam.

JOMBANG, FaktualNews.co – Dua pemuda pendukung suporter PSID mengalami luka, akibat terlibat tawuran antar pendukung Laskar Kebo Kicak  di taman Tirta Wisata Keplaksari atau tepatnya di depan Pos Polisi (Pospol) Keplaksari, Jombang, Selasa (17/7/2018) malam.

Salah seorang warga Perum Candimulyo, Sugeng, menuturkan sebelum tawuran antar dua kubu suporter PSID pecah. Ia melihat sejumlah pemuda membawa pentungan dan beberapa yang membawa senjata tajam (sajam). Bahkan Sugeng terpaksa memutar lewat jalan perkampungan daerah Sumbermulyo. Ia sempat berhenti dan mendengar info jika ada perselisihan antara dua kubu pendukung PSID.

“Ada yang bawa pentungan dan ada yang terlihat membawa sajam,” jelas anggota klub Yaris ini, kepada FaktualNews.co, Selasa (17/7/2018) malam.

Menurut Sugeng,  tawuran itu diduga karena persoalan antar suporter PSID dengan kelompok suporter yang dianggap campuran Bonek dan lainnya.

“Tadi dengar-dengar masalahnya antara kubu suporter PSID yang menganggap murni dengan kelompok suporter campuran,” kata dia.

Sebenarnya, kedua kubu sebelum terlibat bentrokan sudah saling sepakat untuk berdamai. “Kabarnya mereka sudah sepakat untuk bersatu. Tapi kok gak ngerti malah terlibat tawuran,” tutur Sugeng.

Bahkan, menurutnya ada beberapa pemuda yang sudah menyiapkan sajam sebelum pertemuan dua kubu ini. Termasuk, satu korban luka berat berinisial A dan satu warga Sumoyono, Diwek.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua orang serta beberapa sepeda motor pasca tawuran antar dua kubu suporter PSID.

Sementara itu, Kapolsek Peterongan, AKP Mintarto, belum bisa memberikan. Keterangan detail terkait peristiwa tersebut.

“Mohon waktu, saya masih cek korban di RSUD Jombang,” katanya singkat.

 

 

Editor
Saiful Arief