FaktualNews.co

Sapi Berbobot 1,214 Ton Asal Bojonegoro Juara Kontes di Situbondo

Ekonomi     Dibaca : 980 kali Penulis:
Sapi Berbobot 1,214 Ton Asal Bojonegoro Juara Kontes di Situbondo
FaktualNews.co/Fatur/
Juara pertama kontes ternak di Situbondo, sapi berbobot 1,214 ton milik peternak bernama Kusnan, asal Kabupaten Bojonegoro.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Sapi jantan jenis simental berbobot 1,214 ton milik peternak bernama Kusnan, asal Kabupaten Bojonegoro, menjadi juara pertama kelas ekstrem dalam kontes peternakan di Kabupaten Situbondo, Kamis (26/7/2018).

Sedangkan juara dua kelas ekstrem sapi berbobot 1,202 ton milik peternak bernama Aji Sumoko, asal Kabupaten Lumajang, untuk juara tiga diraih sapi berbobot 1,158 ton milik peternak bernama Arifin, asal Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Situbondo, Marhaento, mengatakan jika kontes dan ekspo peternakan ini merupakan agenda tahunan, dengan tujuan memotivasi para peternak Situbondo untuk lebih memperhatikan kualitas hewan ternaknya. Mulai dari kualitas pakan, kebersihan hingga kesehatan hewan untuk kemandirian pangan dan agrowisata.

“Dalam kontes kali ini, ada 14 kategori lomba untuk sapi dan 4 kategori lomba untuk kambing. Ada 117 ekor dari Situbondo dan 10 ekor dari kabupaten tetangga, seperti Bojonegoro, Probolinggo, Lumajang, dan Bondowoso, namun khusus peserta dari luar, mereka hanya mengikuti kategori kelas ekstrem,” jelas Aries Marhaento.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner PKH Kementan RI, Samsul Ma’arif memuji Situbondo karena program Upsus Siwab mencapai 91 persen. Bahkan, Upsus Siwab di Situbondo melebihi prosentasi provinsi Jatim yang hanya 89 persen.

“Kita masih kekurangan daging 220 ribu ton sehingga dipenuhi dengan impor daging. Sehingga pemerintah berupaya menyebarkan bibit unggul ternak dengan murah, mudah dan cepat dengan cara inseminasi buatan. Program itu disebut Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) dengan harapan tahun 2026, Indonesia sudah mandiri pangan daging,” katanya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...