FaktualNews.co

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Trenggalek Nekat Gantung Diri

Peristiwa     Dibaca : 825 kali Penulis:
Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Trenggalek Nekat Gantung Diri
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Diduga frustasi karena penyakit yang tak kunjung sembuh, Bambang Rusmeni (44) warga Dusun Kedungdowo Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Jumat (27/7/2018).

Kapolsek Kampak Iptu Anwar membenarkan peristiwa tersebut. saat di temukan warga, korban sudah dalam kondisi mengenaskan dengan leher terlilit selendang dan menggantung di dapur rumahnya.

“Benar telah terjadi orang bunuh diri dengan cara gantung diri hingga tewas. Diduga sementara korban frustasi, karena penyakit yang di derita tidak kunjung sembuh. Untuk saat kasus telah di tangani oleh Polsek Kampak jajaran Polres Trenggalek,” ucapnya.

Dipaparkan, peristiwa itu berawal, korban sebelum kejadian dalam pengawasan keluarganya. Karena korban juga pernah akan melakukan percobaan bunuh diri dan berhasil digagalkan.

Namun, sekitar pukul 14.20 WIB, korban telah ditemukan sudah tewas menggantung di dapur rumahnya. Korban pertama kali di temukan Binarto yang masih anggota keluarga.

Saat itu saksi tengah mencari korban dan ketika ditemukan sudah tewas dalam kondisi mengenaskan. Mengetahui kondisi korban, seketika langsung berteriak minta pertolongan. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kampak.

“Setelah mendapat laporan, kami dibantu unit identifikasi bersama tim medis mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap jenazah,” terangnya.

Iptu Anwar menambahkan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis, korban meninggal dunia murni bunuh diri dengan cara gantung diri. Karena tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi saksi, keterangan tim medis dengan visum luar dan hasil lidik awal disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri. Keluarga menerima korban sebagai takdir dan meminta untuk tidak dilakukan outopsi dan dikuatkan dengan surat pernyataan yang bermaterai,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin
Tags