FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kekeringan di Jombang, Warga Manfaatkan Air Kotor dari Kubangan Sungai

Peristiwa     Dibaca : 348 kali Jurnalis:
Kekeringan di Jombang, Warga Manfaatkan Air Kotor dari Kubangan Sungai
Ilustrasi kekeringan.

JOMBANG, FaktualNews.co – Bagi warga di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, seolah sudah menjadi ‘tradisi’ ketika musim kemarau tiba, mereka selalu kesulitan mendapatkan air bersih.

Sejumlah sumber air, yang menggunakan pipa-pipa untuk dimanfaatkan airnya, hampir semuanya mengering sejak bulan Juli 2018 lalu. Tinggal beberapa saja yang masih mengeluarkan air bersih.

Kondisi ini membuat warga harus antre untuk mendapatkan air bersih yang masih keluar dari sisa pipa-pipa tersebut.

Mereka pun terpaksa menghemat air untuk konsumsi sehari-hari, sedangkan kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus) warga memanfaatkan air rembesan di kubangan dasar Sungai Marmoyo.

“Saya harus antre 30 menit untuk bisa mendapatkan air bersih satu jerigen,” kata salah satu warga Marmoyo, Maksutin.

Sementara menurutnya, untuk mengambil air di kubangan dasar sungai, warga sejak pagi mulai mengantre mengambil sisa-sisa air dari lubang kecil berdiameter 50 centimeter dengan kedalaman 60 sentimeter menggunakan ember.

Maksutin menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, untuk mencarikan solusi atas kondisi kekeringan yang setiap tahun melanda Desa Marmoyo tersebut.

“Kami berharap Pemerintah segera mengirimkan air bersih untuk saat ini dan kedepan mereka mau membangunkan sumber air yang lebih layak serta banyak. Atau tandon-tandon air. Masak setiap tahun kondisinya sama seperti ini terus,” pungkasnya.

Tujuh Desa mulai kekeringan

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Abdul Wahab, mengakui ada indikasi tujuh desa di Kabupaten Jombang mulai kesulitan air bersih.

Ketujuh desa itu adalah Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.

Kemudian Desa Ngrimbi, Desa Pakel dan Desa Karangan, Kecamatan Bareng, serta Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh.

Data tujuh desa tersebut, adalah desa-desa yang akan diajukan mendapatkan bantuan air bersih dari PDAM.

“Kami belum kirim air bersih, karena tidak ada permintaan dari Desa,” jelas Abdul Wahab.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...