Nasional

Menengok “Nasib” Museum Islam Nusantara di Jombang yang Tak Kunjung Diresmikan

JOMBANG, FaktualNews.co – Museum Islam Nusantara Hasyim Asy’Ari (MINHA) di Tebuireng, Jombang, yang diperkiran menelan anggaran Rp 30 miliar tersebut hingga saat ini belum diresmikan oleh pemerintah.

Pembangunan museum ini dimulai sekitar tahun 2012. Mega proyek ini melibatkan campur tangan Pemkab Jombang, Pemprov Jatim serta Kemendikbud.

Sempat ada target jika mega proyek ini akan selesai tahun 2015. Namun karena sejumlah kendala akhirnya mengakibatkan proyek molor hingga sekarang.

Museum ini kabarnya akan digunakan untuk menyimpan barang bersejarah bagi umat Islam di Nusantara. Mulai dari awal masuk dan bekembangnya agama islam di Nusantara hingga peninggalan zaman perjuangan dan era reformasi agama islam. Selain itu museum ini juga akan menyuguhkan barang-barang peninggalan KH.Hasyim Asy’ Ari.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, M Syarif Hidayatullah, mengatakan pihaknya sudah berusaha mendorong pemerintah daerah untuk segera menuntaskan dan meresmikan Minha di Tebuireng.

“Dari dulu sudah saya coba untuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat, untuk segera menindak lanjuti. Karena, seringkali tempat itu disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” tuturnya, saat dihubungi FaktualNews.co, Minggu (19/8/2018).

Gus Sentot sapaan akrabnya, menyarankan agar pemerintah daerah setempat mendirikan pos penjagaan untuk mengawasi dan mencegah aktivitas negatif. “Kalau toh belum ada kepastian atau apa, kami harap pemerintah mempersiapkan segala sesuatunya, supaya tempat tersebut tidak disalahgunakan. Contohnya kerjasama dengan pihak polisi, atau tiga pilar, juga penerangannya lebih dimaksimalkan,” ungkap dia.

“Pemkab Jombang harus sesegera untuk berkomunikasi dan mendorong pemerintah pusat, minimal konsultasi dengan pihak Jakarta itu kapan peresmianya.
Harapan saya semoga museum Minha segera diresmikan karena bagaimana juga inilah kebanggaan Jombang kedepanya, agar tidak lupa sejarah,” pungkas Gus Sentot.