FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Mengaku Sebagai Makelar Sapi Kurban, Seorang Wanita di Blitar Dibekuk Polisi

Peristiwa     Dibaca : 91 kali Jurnalis:
Mengaku Sebagai Makelar Sapi Kurban, Seorang Wanita di Blitar Dibekuk Polisi
FaktualNews.co/Dwi Haryadi/
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, menunjukkan barang bukti kwitansi.

BLITAR, FaktualNews.co-Diah Ayu Sulityarini (49) warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, kini harus menikmati hari raya Idul Adha di penjara.

Pasalnya perempuan ini memanfaatkan momen hari raya kurban, dengan modus jadi makelar sapi. Begitu sapi dibeli uangnya ditilap sendiri pemilik sapi kebingunan tidak mendapat uang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, awalnya pelaku sering mendatangi rumah korban Reti Retno Indrawati (52) warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Pelaku sering ke rumah korban untuk menawarkan paket umroh, dan dari situ keduanya jadi saling kenal.

Setelahnya sebulan sebelum Idul Adha, mengetahui korban hendak berkurban, pelaku menawarkan sapi berkali-kali. Karena kasihan akhirnya korban mau membeli sapi melalui pelaku dan memilih sapi seharga Rp 20 juta.
Pelaku lalu menyuruh korban untuk membayar uang tanda Rp 1 juta agar sapi yang dimaksud tidak dijual ke orang lain. Hal itu disetujui dan dibayar pada Senin (13/8/2018).

Kemudian, Kamis (16/8/2018) korban bersama suaminya mengajak pelaku untuk melihat sapinya di sebuah peternakan sapi di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Korban merasa cocok lantas kembali dimintai uang muka (DP) sebanyak 60 persennya atau Rp 11 juta. Selanjutnya korban meminta sisanya akan dibayar pada saat sapi dikirimkan pada malam takbir di Masjid Shuhada Haji.
Pada malam takbir korban dihubungi takmir masjid kalau sapinya telah didatangkan oleh pelaku di masjid.

“Jadi saat itu pukul tujuh malam pelaku bertemu dengan korban dan langsung dibayarkan sisanya sebanyak Rp 8 juta. Nah, disitulah baru muncul masalah. Sebab, pemilik sapi bernama Sumangki menelpon ke takmir masjid supaya uang diberikan ke takmir dulu. Dan saat uang pembayaran diminta takmir masjid, pelaku tidak mau memberikannya,” terang Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Kamis (23/8/2018).

Lantas takmir masjid memanggil pemilik sapi Sumangki bertemu dengan pelaku. Setelah bertemu terjadi masalah yakni pelaku tidak mau memberi uangnya dengan alasan sudah habis dipakai untuk keperluan pribadi.

Karena takut terjadi kekacauan takmir masjid melapor kejadian itu ke Polres Blitar Kota, supaya ditangani polisi.
“Setelah kita selidiki ternyata pelaku ini diduga telah menghabiskan uang tersebut untuk urusan pribadi. Akibat itu pelaku terjerat pasal 372 KUHP diancam hukuman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Dwi Hariyadi)

 

Editor
Nurul Yaqin
Tags


daftar calon tetap jombang
daftar calon tetap KPU jember