Kesehatan

Angka Stunting di Jember Capai 60 Ribu Balita

JEMBER, FaktualNews.co – Kondisi balita yang memiliki berat dan tinggi badan tidak sesuai dengan umurnya atau stunting di Kabupaten Jember mencapai 30 persen dari 180 ribu balita.

“Dengan kondisi balita stunting, akan berakibat pada pertumbuhan tinggi dan berat badan. Selain itu juga akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak di masa mendatang,” ujar Direktur NGO Prakarsa Jatim, Madekhan di Jember, Kamis (30/8/2018).

Data balita stunting tersebut, kata Madekhan, didapatkan dari informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan.

“Salah satu provinsi dengan angka stunting cukup tinggi adalah Jawa Timur (35,8), terpaut tipis dari angka stunting nasional (37,2) dan Kabupaten Jember dengan angka balita stunting sejumlah 80.359 jiwa, menjadi salah satu kontributor utama,” ungkapnya.

Sehingga sebagai langkah upaya penanggulangan, lanjutnya, NGO Prakarsa Jatim-YAPPIKA ActionAid sedang melaksanakan program #AnakSehat di Kabupaten Jember.

“Terkait pencegahan stunting berbasis masyarakat yang dilakukan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sumbersari, Sumberbaru, Silo, dan Puger,” tuturnya.