Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Video Anggota DPRD Kota Blitar ‘Semprot’ Kepala Disprindag Viral di Medsos

Unik     Dibaca : 151 kali Jurnalis:
Video Anggota DPRD Kota Blitar ‘Semprot’ Kepala Disprindag Viral di Medsos
FaktualNews.co/Dwi Hari/
Sejumlah Kadis Pemkot Blitar saat rapat dengan anggota DPRD

BLITAR, FaktualNews.co – Video anggota DPRD Kota Blitar, menyemprot kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Arianto viral di media sosial (Medsos).

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook anggota komisi I DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi pada 23 Agustus 2018. Hingga Senin (3/9/2018) video itu sudah mendapatkan tanggapan sebanyak 1.055 komentar dari warganet.

Ada dua buah video yang diunggah pemilik akun dalam grup Facebook itu. Semuanya menampilkan suasana rapat antara badan anggaran DPRD Kota Blitar dan Tim Anggaran Pemkot Blitar. Mereka membahas soal rencana pembangunan Pasar Templek.

Sejumlah kepala dinas nampak hadir dalam rapat itu. Termasuk Kepala Disperindag Kota Blitar Arianto. Di video itu terlihat anggota komisi III Bayu Setyo Kuncoro memarahi Arianto. Politikus PDI Perjuangan ini bahkan sempat menyebut Arianto mirip dengan tokoh wayang Dasamuka.

“Kamu jangan seperti Dasamuka, iki negara Blitar iki uduk wekamu thok (ini negara Blitar ini bukan punyamu saja), kamu mau mbangun seperti itu mau mlebu neraka ojo ngajak makmum (kamu mau membangun seperti itu, mau masuk neraka jangan mengajak makmum),” kata Bayu ke Arianto di penggalan video itu.

Sementara di video kedua nampak Anggota Komisi I DPRD Kota Blitar Nuhan Eko Wahyudi meminta jawaban tegas dari eksekutif terkait penghentian relokasi pedagang Pasar Templek. Waktu pengambilan video kedua ini dilakukan dalam rapat yang digelar malam hari, berbeda dengan video pertama.

Dikonfirmasi terkait video viral ini, Nuhan mengaku memang sengaja mengunggah video itu di grup Facebook. Tujuannya agar masyarakat tahu dengan kinerja dewan. Nuhan juga menegaskan unggahan video itu bukan karena mencari simpati masyarakat menjelang tahun politik.

“Saat rapat jawabanya berbelit-belit sehingga membuat sejumlah anggota dewan geram. Namun yang perlu digaris bawahi tidak ada setingan dan maksud lainnya dari unggahan video tersebut meski ada pro-kontra di masyarakat. Intinya kami ingin Kota Blitar lebih maju dan lebih baik,” jelas Nuhan.(Dwi Hariyadi)

Posted by Nuhan Wahyudi on Wednesday, 22 August 2018

Editor
Z Arivin