Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gangguan Sistem PLN, Listrik di Wilayah Jatim dan Bali Padam

Peristiwa     Dibaca : 319 kali Jurnalis:
Gangguan Sistem PLN, Listrik di Wilayah Jatim dan Bali Padam
FaktualNews.co/Istimewa/
Sejumlah jurnalis yang hendak bekerja terganggu dengan padamnya aliran listrik

JEMBER, FaktualNews – Akibat adanya gangguan sistem di Pacitan dan Kediri, terjadi pemadaman listrik di hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Untuk wilayah Kabupaten Jember putusnya aliran listrik tersebut mengakibatkan aktifitas di sejumlah tempat usaha terganggu.

“Pemadaman ini terjadi di hampir seluruh Jawa Timur dan Bali, dan untuk wilayah kerja saya, di Jember dan Lumajang juga terdampak. Akibat adanya gangguan sistem, tetapi bukan di Jember,” ujar Manajer Area PLN Jember dan Lumajang Adrian Egusfi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu siang (5/9/2018).

Pemadaman itu pun sudah berlangsung selama 1 jam, kata Adrian, dan hingga saat ini, petugas PLN wilayah Jawa Timur masih melakukan perbaikan.

“Saat ini kita masih menunggu konfirmasi dari pusat Jawa Timur, terkait proses dan tindak lanjut dari pemadaman ini. Penyebab terjadinya pemadaman ini masih dicari permasalahannya,” terangnya.

Terkait durasi waktu lamanya pemadaman listrik ini, Adrian mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

“Biasanya durasi pemadaman ini antara 2 sampai 3 jam, tapi pastinya sampai kapan pemadaman ini berakhir, kami belum tahu pasti. Tetapi tidak sampai sehari,” ungkapnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, salah satu pemilik usaha warung kopi di Jember Agung Ganong menyampaikan, dengan adanya pemadaman ini, banyak pelanggannya yang kecewa dan tidak mengakses internet menggunakan wifi.

“Karena ada fasilitas wifi gratis dan menggunakan aliran listrik, banyak yang mengeluh tidak bisa berinternet karena pemadaman listrik,” ujarnya.

“Semoga segera hidup (mengalir aliran) listriknya, jadi tidak mengganggu aktifitas, karena genset kita juga tidak ada,” sambungnya.

Para pengunjung warung kopi mengeluh tidak bisa menggunakan wifi gratis.

Editor
Z Arivin