FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pemadaman Listrik Masih Terjadi di Jember

Peristiwa     Dibaca : 112 kali Jurnalis:
Pemadaman Listrik Masih Terjadi di Jember
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi.

JEMBER, FaktualNews.co – Pemadaman listrik masih terjadi di wilayah kerja PLN Area Jember – Lumajang, hingga saat ini. Sebab, setelah dilakukan perbaikan sistem di PLTU Paiton, suplai daya listrik masih belum normal. Sehingga masih butuh waktu untuk proses penyesuaian.

“Kemarin itu gangguannya terjadi di PLTU Paiton, yang lokasinya berdekatan dengan area kita. Adanya gangguan sistem itu, kemarin terjadi pemadaman di wilayah Jawa-Bali. Saat ini masih ada pemadaman, karena suplai daya listriknya belum normal, jadi masih butuh penyesuaian,” ujar Manajer Area Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Jember – Lumajang Ardian Egusfi, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis siang (6/9/2018).

Ardian menjelaskan, petugas berhasil untuk melakukan pembenahan. Namun untuk gangguan sistem yang terjadi, beruntung tidak ada aset yang rusak. “Sehingga tidak sampai terjadi pemadaman yang terlalu lama. Tapi jika ada aset rusak, misal tiangnya roboh, atau pembangkitnya. Mungkin bisa agak lama pemadamannya,” katanya.

Namun untuk pemadaman listrik yang dilakukan, kata Ardian, diharapkan tidak terlalu lama. “Untuk tahapan agar suplai daya kembali normal. Dengan terpaksa masih dilakukan pemadaman, durasinya kira-kira 2 jam, dan bergantian tiap titik,” ujarnya.

Obyek Vital Diusahakan Tidak Terkena Pemadaman Listrik

PLN area Jember – Lumajang menjamin, tidak akan dilakukan pemadaman di wilayah-wilayah yang ada objek vitalnya. Menyusul masih belum maksimalnya suplay listrik pasca rusaknya pembangkit listrik di PLTU Paiton.

“Sampai saat ini masih dilakukan penyesuaian terkait daya listrik agar dapat kembali normal, setelah kemarin terjadi gangguan sistem di PLTU Paiton,” kata Manajer Area Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Jember – Lumajang Ardian Egusfi, Kami siang (6/9/2018).

Untuk pemadaman listrik tersebut, kata Ardian, dilakukan di beberapa titik secara bergantian. Namun pihaknya menjamin, agar wilayah-wilayah yang ada obyek vital, seperti pusat pemerintahan dan rumah sakit tidak akan dilakukan pemadaman.

“Tapi proses pengisian daya untuk kembali normal, saya pastikan tidak lama. Kecuali jika pembangkitnya rusak atau roboh, bisa sampai lama (pemadaman listriknya). Tapi ini tidak, dan aset tidak ada yang rusak,” terangnya.

“Tetapi untuk wilayah-wilayah yang terdapat obyek vital, saya usahakan untuk tidak sampai ada pemadaman listrik. Nanti kita prioritaskan,” sambungnya.

Editor
Z Arivin