FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bus Lemhanas Terjun Ke Jurang di Sukabumi, 1 Orang Meninggal

Peristiwa     Dibaca : 113 kali Jurnalis:
Bus Lemhanas Terjun Ke Jurang di Sukabumi, 1 Orang Meninggal
FaktualNews.co/Istimewa/
Bus milik Lemhanas yang terjun ke jurang sedalam 100 meter di Sukabumi

JAKARTA, FaktualNews.co – Bus milik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) bernomor polisi 1010-00 terjung ke jurang di Tanjakan Cisarakan, Kampung Cisarakan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bus tersebut mengangkut belasan guru dari DKI Jakarta.

Sebanyak 19 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan bus yang terjun ke jurang sedalam sekitar 100 meter di Tanjakan Cisarakan, Kampung Cisarakan, Kabupaten Sukabumi. Sedangkan satu dari 19 orang korban, dikabarkan meninggal dunia.

“Informasi yang kami terima dari korban selamat, sebelum bus tersebut masuk ke jurang sempat mengalami rem blong, sehingga sopir yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya langsung oleng dan bus pun terperosok ke jurang,” kata Danramil Palabuhanratu Kapten (Inf) Dudung Sumarna di Sukabumi, Sabtu (8/9/2018).

Rencananya rombongan guru sekolah dasar (SD) tersebut akan berwisata ke objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Rombongan berangkat dari Jakarta Barat dan masuk Sukabumi sekitar pukul 22.00 WIB.

Diduga untuk mempersingkat waktu rombongan itu pun memilih melalui jalur alternatif Cikidang-Palabuhanratu. Namun sekitar pukul 23.00 WIB tepatnya di Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu bus tersebut mengalami rem blong.

Kepanikan pun terjadi setelah penumpang terkejut dengan kondisi laju bus yang oleng. Sopir yang tidak bisa lagi mengendalikan kendaraannya akhirnya bus tersebut terperosok ke dalam jurang.

Identitas 19 Korban Bus Lemhanas Terjun Ke Jurang

Ada 19 korban di dalamnya, satu di antaranya meninggal. Korban meninggal dunia atas nama Saepul Bahri (45) alamat Kalideres, RT 08/01, Kelurahan/Kecamatan Kalideres Jakarta Barat.

Sementara untuk korban selamat dan menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu Usup Supriyadi (45) warga Karangan, RT 05/08 ,Kelurahan Jatiraben, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Sayuti warga Kampung Srengseng, RT 07/06, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Harmiyati (54) warga Kampung Ciledug, RT 02/05, Kelurahan Sudibmardinang, Kecamatan Pinang, Kota Tanggerang. Susiana (47) warga Jalambar Utara Blok C No 53, RT 05/06, Kelurahan Jelambarbaru, Kecamatan, Gerogorpatamburan, Jakarta Barat.

Nurali (47) warga Jalambar Utara C No 53, RT 05/06, Kelurahan Jelambarbaru, Kecamatan Gerogorpatamburan, Jakarta Barat. Budi Sushanto (42) warga Kepukpedongkeran Pasar Timbul, RT 10/15, Kelurahan Kapuk Cengkareng, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yadi (47) alamat Jalan Kebonpilih RT 02/01, Kelurahan Sepuruh, Kecamatan Sabang, Kebumen. Susi (55) alamat Jalan Tamanmurya Ilir, RT 02/02, Kelurahan Murya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Anton Sitanggang Jalan Lapangan Tenis, RT 05/05, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Indri Noviana, Jalan H Naba II, RT 04 RW 05, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Arsad, warga Jalan Kemanggiaanraya, Gang Haji Marjuki, Kecamatan Lemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Ranti Fahlia Hapsari warga Kemayoran, Jakarta Pusat.

Siti Rustimah, warga Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Limah Rustimah warga Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dedi Suhardi, Kelurahan Sudimara, Kecamatan Cileduk, Tanggerang. Hartati, warga Kelurahan Tanjungduren, Jakarta Barat.

Samsudin warga Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Tangerang dan Suryati, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan di Tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu ini.

Dari hasil penyelidikan sementara, bus bisa terjun ke jurang sedalam 100 meter tersebut diduga karena sopir Usup Supriyadi tidak mengenal medan jalan yang akhirnya kendaraannya oleng dan terperosok ke jurang.

“Kami masih olah tempat kejadian perkara (TKP), rencananya rombongan itu dari Jakarta mengambil Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu menuju objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Editor
Z Arivin
Sumber
okezone.com