Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Aniaya Tetangga Pakai Pistol Mainan, Residivis Kambuhan Asal Trenggalek Diringkus

Kriminal     Dibaca : 187 kali Jurnalis:
Aniaya Tetangga Pakai Pistol Mainan, Residivis Kambuhan Asal Trenggalek Diringkus
FaktualNews.co/Suparni
Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S tunjukan tersangka dan barang bukti

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Novan Riano Aditya alias Basir alias Gendeng (22) residivis warga Desa Slawe Kecamatan Watulimo Trenggalek Jawa Timur harus kembali mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Trenggalek. Novan diketahui menodongkan korek api menyerupai pistol dan melakukan penganiayaan terhadap Lugiantoro (28) warga Desa Gemaharjo Kecamatan/ Kabupaten setempat di warung sekaligus rumahnya.

“Polsek Watulimo jajaran Polres Trenggalek telah mengamankan terduga pelaku pengancaman di sertai penganiayaan. Untuk saat ini kasus masih dalam proses peyidikan Polres Trenggalek,” terang Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, Jumat (14/9/2018).

Labih lanjut Didit menceritakan, kejadian bermula pada minggu (9/9/2018) sekitar pukul 23.00 WIB. Tanpa sebab, pelaku mendatangi warung yang sekaligus rumah korban. Pelaku kemudian berteriak-teriak sambil menodongkan korek api yang menyerupai pistol kepada korban dan para pengunjung warung.

Tidak hanya itu, pelaku juga melakukan pemukulan terhadap korban mengunakan korek model pistol itu sebanyak dua kali. Dan pukulan tersebut mengenai dahi kiri dan bibir korban hingga mengalami luka dan berdarah.

Korban yang tak terima perbuatan pelaku, langsung melaporkan ke Polsek Watulimo. Mendapat laporan, petugas bergerak cepat dan melakukan penangkapan pelaku di rumahnya. Berdasar rekam kejahatan kepolisian, tersangka dua kali mendekam dalam penjara akibat aksi kejahatan berbeda.

“Untuk saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Polres Trenggalek. Akibat dari perbuatannya pelaku diancam pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan,” pungkas Didit.

Editor
Adi Susanto