FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Wanita Tewas Tersambar KA Logawa di Perlintasan Wonokromo Surabaya

Peristiwa     Dibaca : 104 kali Jurnalis:
Wanita Tewas Tersambar KA Logawa di Perlintasan Wonokromo Surabaya
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan kereta api di Wonokromo, Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co – Seorang perempuan tanpa identitas tewas usai tertabrak kereta api Logawa jurusan Surabaya-Lempunyangan Yogyakarta di perlintasan depan RSI Wonokromo Surabaya, Jumat (14/9/2018).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan kereta api tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Awalnya, wanita yang mengendarai sepeda angin itu menyeberang jalan raya depan RSI Wonokroko. Korban melawan arus hendak menuju ke arah Royal Plaza.

Seorang pengendara sepeda pancal ditabrak kereta api di perlintasan depan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo Surabaya, Jumat (14/9/2018) pukul 11.00 WIB. Korbannya adalah wanita warga Surabaya yang ditabrak kereta hingga tewas seketika di lokasi kejadian.

“Kereta api melaju dari arah timur dari Stasiun Wonokromo,” ujar Wakil Kepala Stasiun Wonokromo, Joko Susilo, Jumat (14/9/2018).

Korban diduga tidak mengetahui kereta melintas dari arah timur sehingga ditabrak lokomotif CC 2019212 dari arah samping. Sontak, korban terpental hingga beberapa meter bersimpah darah luka parah di kepalanya hingga meninggal di lokasi kejadian.

Korban lolos dari pengawasan lantaran melaju melawan arus yang tidak semestinya dilalui pengguna jalan. “Tadi palang pintu sudah ditutup petugas juga mengawasi dari arah traffic light,” imbuhnya.

Joko mengatakan kereta api masih dalam kecepatan rendah lantaran dari arah Stasiun Wonokromo. Diduga masinis tidak mengetahui adanya pengendara sepeda angin yang tiba-tiba menyeberang di perlintasan kereta api.

“Kereta api Logawa tetap melanjutkan perjalanan sembari melaporkan telah terjadi kecelakaan saat berada di Stasiun Krian,” tandasnya.

Petugas PT KAI bersama anggota Polsek Wonokromo dan Linmas Pemkot Surabaya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Editor
Z Arivin