Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gudang Kapuk di Situbondo Hangus Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 95 kali Jurnalis:
Gudang Kapuk di Situbondo Hangus Terbakar
FaktualNews.co/Fatur/
Gudang kapuk milik warga Situbondo yang ludes terbakar

SITUBONDO, FaktualNews.co – Sebuah bangunan semi permanen, yang digunakan untuk menyimpan puluhan sak kapuk milik Suatmo (68), warga Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, hangus terbakar.

Selain mengakibatkan gudang dan puluhan sak kapuk milik korban Sutamo hangus terbakar, kandang sapi milik korban yang berlokasi tepat di sebelah barat gudang kapu juga ludes.

Perisrtiwa kebakaran tersebut terjadi saat korban Suatmo bersama lima pekerjanya sedang mengelupas kapuk di dalam gudangnya. Namun tiba-tiba dari pintu selatan muncul percikan api dan langsung membakar kapuk yang ada di dalam gudang.

Namun, karena angin bertiup sangat kencang, sehingga kobaran api langsung merembet ke seluruh gudang milik korban. Selain itu, kobaran api juga merembet ke kandang sapi milik korban.

Mengetahui ada kobaran api, korban dan lima pekerja yang sedang mengelupas buah kapuk, mereka langsung semburat keluar gudang menyelamatkan diri. Selanjutnya, korban bersama puluhan warga sekitar memadamkan kobaran api.

Kobaran api yang membakar gudang dan kandang sapi milik korban, baru dapat dipadamkan setelah 30 menit dari kejadian, sertelah sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Situbondo datang ke lokasi kejadian.

“Kejadiannya sangat cepat, saya tidak tahu penyebabnya, karena saat kejadian saya dan lima orang pekerja sedang mengelupas buah kapuk,” kata Suatmo, Minggu (16/9/2018).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan kejadian kebakaran gudang dan kandang sapi milik korban. Kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

“Sebab, sebanyak 80 sak kapuk yang sudah siap jual ikut hangus terbakar. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Iptu Nanang Priyambodo.

Editor
Z Arivin