FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Diancam Dibunuh, Bocah Asal Mojokerto Dicabuli di Kandang Sapi

Kriminal     Dibaca : 465 kali Jurnalis:
Diancam Dibunuh, Bocah Asal Mojokerto Dicabuli di Kandang Sapi
FaktualNews.co/Iustrasi
Ilustrasi

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur, seakan akan tak henti-hentinya. Kali ini seorang anak berinisial ST yang masih berusia 14 tahun asal Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur menjadi korbannya.

Pelaku merupakan MJ, (45) yang notabene adalah tetangganya sendiri. Bahkan, saat melakukan aksinya, pelaku tak segan-segan mengancam korbanmya akan di bunuh dengan cara dibacok menggunakan sajam jika kemauan pelaku tak dituruti.

Paurbaghumas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati membenarkan adanya laporan kasus pencabulan anak itu. Menurutnya, saat ini petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Mojokerto tengah melakukan penyidikan untuk mencari barang bukti juga memangil saksi-saksi.

“Ya benar, ada laporan tersebut dan saat ini dalam proses penyidikan petugas,” katanya kepada FaktualNews.co, Selasa (18/9/2018).

Dalam pemeriksaan petugas, selain mengantongi hasil Visum, aksi pencabulan anak ini sebenarnya terjadi sejak Juni lalu. Namun, baru terbongkar setelah orang tua korban mencurigai sifat anaknya yang akhir-akhir ini murung tak seperti biasanya.

Aksi pencabukan itu bermula saat saat korban sedang bermain di belakang rumah sekitar pukul 12.00 siang. Tidak berselang lama, tiba-tiba pelaku yang sedang memberi makan ternaknya di kandang sapi, memangil korban dengan membujuk akan di beri uang jajan.

Korban pun memenuhi panggilan itu. Ia menghampiri tetangganya tersebut ke kandang sapi. Lantaran tak mengira akan menjadi korban pencabulan. Saat korban datang ke kandang sapi itulah, pelaku yang sudah memiliki niatan bejat lantas mencabuli ST.

ST pun sempat berontak. Namun upayanya itu sia-sia. Setelah pelaku yang gelap mata mengancam akan membunuh korban jika tak menuruti kemauannya. Pelaku mengancam akan membacok korban jika terus berontak.

Bocah yang masih duduk di bangku sekolah itupun hanya bisa pasrah dan hanya bisa menangis saat pelaku menggaulinya di kandang sapi. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, korban kemudian di suruh pulang oleh pelaku dengan di berikan uang Rp 7 ribu.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...