FaktualNews.co

Kepala Dinkes Sidoarjo, Belum Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim

Hukum     Dibaca : 1490 kali Penulis:
Kepala Dinkes Sidoarjo, Belum Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim
FaktualNews.co/Dofir/
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

SURABAYA, FaktualNews.co – Polda Jawa Timur, terus mengembangkan kasus Pungutan Liar (Pungli) Jasa Pelayanan (Jaspel) yang dilakukan sejumlah oknum pegawai Puskesmas di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Informasinya, penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, telah memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo, Ika Harnasti untuk diperiksa sebagai saksi kasus tersebut. Namun pemanggilan hingga kini belum dipenuhi Ika Harnasti sang Kepala Dinas.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Ketika dikonfirmasi, Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan pemanggilan itu, “Memang Dijadwalkan, tapi belum tahu ya hari ini,” singkat Barung, Rabu (19/9/2018).

Status Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo pun dikatakan Barung sebatas sebagai saksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Dan Hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum juga memenuhi pemanggilan penyidik.

“Belum datang orangnya (Kepala Dinkes Sidoarjo),” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Polda Jatim, menangkap enam pegawai Puskesmas Porong, Sidoarjo, satu diantaranya seorang dokter lantaran diduga melakukan pungutan liar dana Jaspel.

Dana Jaspel tersebut sudah lama dilakukan pemotongan sebesar 15 persen dengan alasan untuk gaji tenaga honorer. Pungli ini sudah berjalan selama tiga tahun yang lalu dan dipotong langsung pada saat penerimaan dana jaspel. Namun, setahun terakhir dana jaspel tersebut diberikan melalui nomer rekening dan tetap dilakukan pemotongan.

Karena berbagai pertimbangan penyidik, keenam terduga Pungli kemudian dibebaskan.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...