FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Terkait Kasus Pembunuhan Pelajar

Diduga Terlibat, Keluarga Tukang Bengkel Motor di Pasuruan, Mengaku Pasrah

Peristiwa     Dibaca : 236 kali Jurnalis:
Diduga Terlibat, Keluarga Tukang Bengkel Motor di Pasuruan, Mengaku Pasrah
FaktualNews.co/Aziz/
Barang bukti motor Yamaha Vixion yang kondisi spare partnya sudah terpisah dan sebagian sudah dijual oleh pelaku

PASURUAN, FaktualNews.co – Pemilik bengkel Hefri Prayugo (25), warga Dusun Brandong, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang terseret kasus dugaan persekongkolan atas pembunuhan terhadap Mahfud Budi Setiawan (17), pelajar kelas XII, SMKN 1 Grati, terus diperiksa di Mapolres Pasuruan Kota.

Bahkan istri Hefri Prayogo dan keluarga lainnya ikut dimintai keterangan.”Kami datang ke polres karena suami saya disangkakan ikut terlibat masalahnya Dimas. Padahal suami saya tidak tahu apa-apa. Tapi tiba-tiba dibawa polisi. Kami hanya pasrah,” kata Fitri, istri Hefri Paryogo, seusai dimintai keterangannya oleh polisi, Sabtu (22/9/2018).

Dia menuturkan, kalau suaminya tak pernah melakukan hal yang dituduhkan tersebut. Karena tiap harinya hanya kerja di bengkel motornya.”Saya tak tahu juga, apakah pelaku Dimas dan suami saya kenal sudah lama atau teman ya gak tahu. Setahu saya suami saya gak pernah terlibat hal-hal berurusan dengan pak polisi,” papar ibu satu putra ini.

Dia berharap agar kasus yang dilakukan Dimas ini tak sampai membuat suaminya terlibat. Karena yang diketahuinya, Hefri Prayogo hanya menjalankan pekerjaan bengkel motornya sebagaimana biasanya.”Kalau sepeda yang diprotoli itu dari hasil kejahatan dengan cara keji itu, pasti suami saya gak mau kerjakan,” urai Fitri.

Sebagaimana diketahui, Dimas Gilang Aditya (21) merupakan pelaku utama pembunuhan terhadap Mahfud Budi Santoso yang tak lain juga tetangganya ini, diketahui juga membawa kabur motor Yamaha Vixion milik korban. Kemudian motor tersebut dibawa ke bengkel Hefri Prayogo, untuk diprotoli dan spare partnya dijual secara terpisah.

Sementara itu, pasca diungkapkannya pembunuh utama atas Mahfud Budi Setiawan, asal Dusun Klampok Lor, Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, kondisi Desa Klampok masih mencekam, dikhawatirkan adanya pihak keluarga korban tak terima, seiring dengan aksi pembunuhan ternyata dilakukan teman juga tetangga korban.

Upaya antisipasi telah dilakukan Polres dengan meminta bantuan pada Polsek Tongas, selaku penanganan wilayah hukum.”Kami sudah lakukan antisipasi berkoordinasi dengan Polsek Tongas dan pihak kepala desa setempat agar jangan ada muncul insiden setelah ada kabar Dimas pelakunya,” ujar salah satu anggota Reskrim Polres Pasuruan Kota yang enggan disebut namanya.

Editor
Nurul Yaqin
Tags

YUK BACA

Loading...