Peristiwa

Gagal Nyalakan Motor, Begal di Pasuruan Jadi Samsak Hidup Warga

PASURUAN, FaktualNews.co – Apes menimpa begal satu ini. Saat hendak membawa kabur motor hasil kejahatannya, ia malah menjadi sasaran amuk massa. Begal nahas itupun babak belur usai menjadi samsak hidup warga.

Begal apes itu tak lain merupakan Saiful warga Dusun Kemuning, Desa Triwung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Ia menjadi bulan-bulanan massa setelah tertangkap usai terlibat kejar-kejaran dengan warga.

Itu setelah kejahatannya membegal Zainul Arifin (22) warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, gagal total. Peristiwa itu bermula saat Zainul bersama dengan istrinya Sriwahyuni mengendarai sepeda motor Honda Beat N 6818 WO.

Saat melintas di Jalan Raya Pantura Pasuruan-Probolinggo (Paspro), depan Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, ia dihentikan oleh dua orang, salah satunya Saiful, Sabtu (22/9/2018) malam

“Saya dari arah Pasuruan sama istri, habis jalan-jalan. Nah, mau pulang dihentikan sama dua orang. Sepeda motor saya dimatikan dan saya dikalungi celurit. Kalau tidak diberikan akan diselesaikan. Ya sudah saya berikan,” kata Zainul, Minggu (23/9/2018).

mengatakan, aksi begal ini berhasil digagalkan setelah tersangka gagal menyalakan mesin sepeda motor korban.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, kronologi aksi begal itu terjadi korban dan istrinya ini berjalan pelan dari arah Kota Pasuruan. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet sama dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro.

“Kunci sepeda motor korban langsung dicabut oleh salah satu tersangka. Selanjutnya, tersangka mengalungi korban dengan celurit. Korban yang ketakutan akhirnya menyerahkan sepeda motornya,” tambahnya.

Apesnya, saat sepeda motor diserahkan, tersangka ini gagal menyalakan mesinnya. Tidak tahu kenapa, apa karena tersangka panik atau apa. Korban pun langsung berteriak minta tolong.

“Tersangka ketakutan dan melarikan diri ke arah persawahan. Nah, warga pun berdatangan menolong korban dan ikut mengejar tersangka. Setelah kejar-kejaran satu tersangka terjatuh dan dijadikan bahan amukan,” terangnya.

Tak lama, polisi datang dan berhasil mengamankan tersangka. Untung sudah diamankan polisi, jika tidak tersangka bisa tewa di lokasi. Lantaran warga terus saja menghujamkan bogem mentah ke tubuh Saiful.

Akibat kejadian itu, Saiful bonyok. Hampir sekujur tubuhnya babak belur lantaran terkena amukan massa. Petugas pun akhirnya membawa pelaku ke RSUD Soedarsono Purut Kota Pasuruan untuk menjalani perawatan, sebelum dijebloskan penjara.

“Ini masih kami kembangkan dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga masih mengejar salah satu pelaku yang berhasil kabur,” tandasnya.

Share
Penulis