FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kepmen Terkait Tambang Emas Blok Silo Bisa Dicabut

Nasional     Dibaca : 175 kali Jurnalis:
Kepmen Terkait Tambang Emas Blok Silo Bisa Dicabut
FaktualNews.co/Istimewa/
Ratusan mahasiswa PMII Jember saat menggelar aksi penolakan Kepmen terkait penetapan tambang emas Blok Silo

JEMBER, FaktualNews.co – Warga Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, bisa sedikit bernafas legas. Lantaran, penetapan Silo sebagai daerah pertambangan ada pada lampiran IV Keputusan Menteri ESDM Nomor 1802 K/30/MEM/2018 bisa dicabut.

Dilansir dari detikcom, Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara, Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid, menyatakan Kepmen tersebut terbit karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengusulkan ke Kementerian ESDM.

“Kepmen diterbitkan setelah adanya usulan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui surat Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur No 545/981/119.2/2016 tertinggal 29 Februari 2016 Perihal Usulan Penetapan WIUP Mineral Logam,” kata Wafid.

Namun, Kepmen ESDM saja tak cukup menjadi landasan beroperasinya pertambangan di Silo. Harus ada pelelangan wilayah usaha pertambangan oleh Pemprov Jatim sebagai landasan menambang di Silo. Harus ada pula Keputusan Gubernur Jatim terkait penetapan perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Tanpa adanya proses lelang dan Keputusan Gubernur tersebut maka segala bentuk aktivitas pertambangan di wilayah Silo dapat dikategorikan sebagai pertambangan ilegal,” jelasnya.

Akan tetapi, jika warga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tak mau ada aktivitas penambangan di wilayah Silo, maka Pemprov Jatim tak perlu mengadakan lelang wilayah usaha pertambangan. Selain itu, pencabutan wilayah Silo dari lampiran IV Kepmen ESDM Nomor 1802 K/30/MEM/2018 dapat dilakukan. Namun pencabutan wilayah Silo dari Kepmen itu perlu didahului oleh usulan dari Pemprov Jatim ke Kementerian ESDM.

“Setelah adanya usulan peninjauan kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pihak yang mengusulkan penetapan wilayah Silo sebagai Wilayah Usaha Pertambangan,” tutur Wafid.

Masyarakat Kabupaten Jember menolak adanya pertambangan di Blok Silo, wilayahnya. Bupati Jember Faida bahkan sudah menemui Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk menyampaikan keberatannya, pada Kamis 20 September 2018 kemarin. Setelah ribuan warga Kecamatan Silo dengan tegas menolak adanya pertambangan di blok Silo itu.

Editor
Z Arivin
Sumber
detik.com

YUK BACA

Loading...