FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Penyebab Kebakaran Puluhan Motor Siswa SMKN 6 Surabaya Bukan dari Pembakaran Sampah

Peristiwa     Dibaca : 185 kali Jurnalis:
Penyebab Kebakaran Puluhan Motor Siswa SMKN 6 Surabaya Bukan dari Pembakaran Sampah
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Bangkai sepeda motor siswa SMKN 6 Surabaya yang terbakar.

SURABAYA, FaktualNews.co – Penyebab kebakaran yang menimpa motor para siswa SMK Negeri 6 Margerejo, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur, hingga kini belum diketahui secara pasti.

Meski begitu, sebagian saksi mata di lokasi kejadian menduga kebakaran disebabkan pembakaran sampah di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun keterangan itu terbantahkan. Petugas Polsek Wonocolo mensinyalir penyebab kebakaran bukan akibat sampah yang dibakar, dugaan ini didasarkan pada tidak ditemukannya bekas pembakaran sampah di dekat TKP.

“Dari pihak Labfor sendiri belum bisa menyimpulkan awalnya mulanya dari apa belum tahu, soalnya kalau (disebabkan) dari orang obong-obong, bakar sampah juga tidak (ada),” terang Ipda Mujiani, Kanitreskrim Polsek Wonocolo, Rabu (26/9/2018).

Dugaan itu juga diperkuat oleh keterangan saksi lain yang mengatakan api pertama kali muncul dari motor paling ujung. Untuk memastikan penyebabnya, Polsek Wonocolo mengaku, masih menunggu hasil resmi dari tim Labfor Polrestabes Surabaya.

Total motor yang terbakar dikatakan Mujiani pun bukan cuma belasan, melainkan 34 motor. Jika dirinci, 17 motor hangus terbakar dan yang tersisa kerangka. Lalu ada 17 yang terdampak.

“Kobong (terbakar) habis tinggal bangkainya itu ada 17, kemudian yang joknya separuh terbakar itu juga 17,” katanya.

Atas peristiwa tersebut, petugas kepolisian belum menetapkan pihak manapun sebagai tersangka, sedangkan lima tukang parkir yang sempat digiring ke Mapolsek Wonocolo hanya berstatus sebagai saksi. Termasuk, satu orang pegawai TU SMK Negeri 6 Surabaya.

Dari keterangan yang diperoleh, SMK Negeri 6 Surabaya sebenarnya memiliki lahan parkir yang lebih aman dan berada di dalam lingkungan sekolah. Sementara, puluhan motor nahas tersebut merupakan motor milik siswa yang tak mengantongi SIM.

“Siswa yang tak kantongi SIM ini dilarang pihak sekolah parkir di dalam, makanya mereka parkir di luar,” tandasnya.

Editor
Z Arivin