FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puluhan Warga Mojokerto Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Tahlilan

Peristiwa     Dibaca : 123 kali Jurnalis:
Puluhan Warga Mojokerto Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Tahlilan
FaktualNews.co/Amanu/
Petugas Dinas Kesehatan saat melakukan pengecekan dan mengambil sampling makanan.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Puluhan warga Dusun Sukomanggu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami keracunan massal. Setelah mereka mengkonsumsi bingkisan makanan hajatan rutin, Kamis (4/10/2018) petang.

Puluhan warga mengeluh perut terasa mual, kepala pusing dan muntah-muntah usai memakan bingkisan nasi di acara tahlilan di rumah Roaini di Dusun Sukomanggu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Susiami (32) salah seorang warga mengatakan, kejadian keracunan massal di dusunya berawal dari acara hajatan rutin warga tiap bulan, yakni tahlilan pada Kamis (4/10/2018) sore.

Setelah itu, sekitar pukul 17.00 WIB, usai warga selesai acara dan membawa bingkisan makanan dan memakan bersama keluarga. Sekitar pukul 18.30 WIB warga, kemudian merasa mual dan mutah-mutah.

Mengetahui hal itu, Susiami menuturkan langsung membawa anaknya ke Puskesmas terdekat. Teryata tidak hanya anaknya yang merasakan hal itu, namun puluhan warga yang ikut acara rutinan tahlil juga merasakan hal yang sama dan langsung di larikan ke Puskesmas Jatirejo.

“Sementara puluhan orang lainnya dilarikan ke Rumahsakit Sumber Gelagah Pacet Mojokerto,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Gondang, AKP Slamet saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan, usai tahlil rutin dan warga mendapatkan bingkisan memakan, sekitar 17.30 WIB warga sudah mulai berjatuhan.

“Kurang lebih korban pada saat itu, ada 46 yang dilarikan ke Rumahsakit Sumbergagah dan Puskesmas Jatirejo,” katanya, Jumat (5/10/2018).

Namun hingga saat ini, sebagain warga yang sudah mendapatkan perawatan dan membaik sudah di bawa pulang. Dari analisaa dokter di RS Sumberglagah, korban diduga mengalami keracunan dari makanan.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...