FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bertemu Gus Sholah, Kapolda Jatim Bahas Bahaya Penyebaran Hoax Jelang Pilpres 2019

Nasional     Dibaca : 133 kali Jurnalis:
Bertemu Gus Sholah, Kapolda Jatim Bahas Bahaya Penyebaran Hoax Jelang Pilpres 2019
FaktualNews.co/Rony Suhartomo/
Gus Sholah saat menerima Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di dalem Kasepuhan, Ponpes Tebuireng.

JOMBANG, FaktualNews.co – Kapolda Jatim Irjen Pol Irjen Pol Luki Hermawan melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (7/10/2018).

Pantauan di lokasi, jendral polisi itu tiba di Ponpes Tebuireng, sekira pukul 11.00 WIB. Setibanyak di Ponpes, Kapolda Jatim langsung ditemui Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah di dalem Kasepuhan.

Selanjutnya, Kapolda yang juga didampingi Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto, kemudian melakukan ziarah dan berdoa di makam Presiden ke-IV KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahid Hajim.

Usai pertemuan, kepada awak media, Kapolda mengatakan, kedatangannya tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menjenguk Gus Sholah yang beberapa waktu lalu, sempat kondisi kesehatannya sempat mengalami penuruanan. Sehingga harus menjalani perawatan di rumahsakit, di Jakarta.

“Kami silaturahmi, mohon doa dan masukan ke Gus Sholah selaku orang tua kami dan guru kami, sehingga dalam melaksanakan tugas di Jatim dalam menghadapi tahun politik ini, dapat memberikan suport. Karena beliau banyak jaringan ulama, sehingga kami akan dengan mudah untuk menjaga keamanan saat Pilpres 2019,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, tidak ada agenda khusus dalam pertemuan tersebut. Ia mengaku jika pertemuan itu juga sekaligus untuk melihat kondisi Gus Sholah. Kendati demikian, Kapolda juga menyatakan ada beberapa hal yang dibahas, salah satunya persoalan penyebaran kabar hoax saat momentum Pilpres 2019.

“Soal hoax juga sudah kami sampaikan ke pak kiai (Gus Sholah). Karena ini bahaya yang perlu kita atasi bersama. Karena hoax ini luar biasa dan kita jangan sampai terpancing,” tutur Kapolda.

Saat ini, Polda Jatim sudah mengamankan 2 orang pelaku penyebar kabar hoax di media sosial. Dua orang tersebut diketahui menyebarkan berita palsu terkait bencana gempa bumi yang bakal melanda tanah jawa.

“Kemarin di Jatim sudah ada 2 yang kita amankan. Sesuai perintah presiden untuk kita ungkap terkait masalah hoax berita bencana. Patroli siber tetap kita lakukan,” terangnya.

Selain itu, Kapolja juga menyampaikan terkait pengamanan Pilpres 2019. Menurutnya, ada perbedaan dalam pengamanan Pilpres kali ini. Termasuk dengan pemetaan daerah rawan di Jatim yang berpotensi terjadi kekisruhan.

“Kami bersama dengan TNI untuk mengamankan Jawa Timur. Kami bersama TNI di sini sudah sepakat, sudah melakukan gelar, melakukan rapat-rapat. (Daerah rawan, red) secara keseluruhan kita prioritaskan. Karena tahun ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena ini bersamaan dengan Pileg,” tandasnya.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...