FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Inilah 8 Penyebab Gairah Seks Laki-laki Rendah

Kesehatan     Dibaca : 234 kali Jurnalis:
Inilah 8 Penyebab Gairah Seks Laki-laki Rendah
FaktualNews.co/istimewa
Ilustrasi

FaktualNews.co-Tidak beda dengan wanita, penyebab gairah seks pria rendah pun bisa dari ebrbagai faktor. Gairah seks yang rendah menggambarkan penurunan minat pria terhadap aktivitas seksual.

Secara umum kehilangan minat seksual memang bisa saja terjadi dari waktu ke waktu. Dan tingkat gairah seksual ini pun bisa bervariasi sepanjang hidup. Namun gairah seks pria rendah dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kekhawatiran bagi sebagian orang. Pasalnya rendahnya gairah seks seseorang terkadang bisa menjadi indikator kondisi kesehatan tertentu.

Berikut adalah penyebab gairah seks pria rendah.

1. Penurunan hormon testosteron

Testosteron adalah hormon penting bagi pria yang diproduksi di testis. Testosteron bertanggung jawab untuk membangun otot dan massa tulang serta merangsang produksi sperma. Selain itu testosteron juga menjadi faktor yang mempengaruhi dorongan seksual pada pria.

Seorang pria dianggap memiliki testosteron rendah, atau T rendah, bila kadar testosteronnya di bawah 300 sampai 350 nanogram per desiliter (ng/dL). Ketika kadar testosteron pria menurun, maka keinginan untuk berhubungan seksual pun juga akan menurun. Meskipun penurunan testosteron sangat wajar terjadi seiring dengan proses penuaan seseorang. Namun, penurunan drastis kadar testosteron ini bisa menyebabkan penuruan gairah seks pria secara signifikan.

2. Obat-obatan

Penyebab gairah seks pria rendah juga bisa karena efek dari mengonsumsi obat tertentu yang mempengaruhi kadar testosteron. Misalnya, obat tekanan darah seperti inhibitor ACE dan beta-blocker dapat mencegah ejakulasi dan ereksi. Selain itu ada beberapa obat yang dipakai untuk mengatasi depresi, dan penyakit kronik lainnya terkadang memiliki efek samping menekan libido.

3. Restless Legs Syndrome (RLS)

Restless legs syndrome (RLS) adalah dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki Anda. Sebuah studi menemukan bahwa pria dengan RLS memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan disfungsi ereksi daripada orang yang tidak memiliki RLS. Disfungsi ereksi (DE) terjadi saat pria yang tidak bisa ataupun mempertahankan ereksi.

4. Depresi

Orang-orang yang mengalami depresi biasanya akan merasakan penurunan atau kekurangan minat dalam aktivitas yang mereka sukai, termasuk seks. Selain itu, rendahnya gairah seks seseorang bisa juga akibat dari efek samping obat antidepresan, misalnya inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI).

5. Penyakit kronis

Ada beberapa penyakit tertentu, seperti kanker, bisa mengurangi jumlah produksi sperma seorang pria karena tubuh mereka berfokus untuk melawan sel penyebab kanker agar bisa bertahan hidup. Selain itu penyakit ginjal, diabetes ataupun infeksi HIV juga bisa menekan level testosteron dan mengurangi produksi sperma.

6. Gangguan tidur

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (JCEM) menemukan bahwa pria dengan obstructive sleep apnea (OSA) mengalami kadar testosteron yang lebih rendah sehingga menyebabkan penurunan aktivitas seksual dan libido.

Intinya, penurunan kadar testosteron bisa disebabkan karena tidak memiliki kualitas tidur yang baik dan sehat. Sehingga secara fisik, kurang tidur akan meningkatkan level kortisol (hormon stres) yang bisa menekan libido.

7. Penuaan

Penurunan kadar testosteron umumnya akan terlihat pada usia 60-65 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan jika penuruan kadar testosteron tersebut bisa terjadi lebih cepat karena pengaruh gaya hidup. Saat Anda menginjak usia yang tidak muda lagi. Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk mengalami orgasme, ejakulasi, dan terangsang saat berhubungan seksual.

8. Stres

Gairah seks pria rendah juga bisa terjadi akibat stres. Hal ini karena stres bisa mengganggu kadar hormon Anda dengan cara mengeluarkan adrenalin dan kortisol. Sebuah studi di The Journal of Nervous and Mental Disease mendukung anggapan bahwa stres. Terlepas dari masalah psikologis dan kualitas hubungan, memiliki efek langsung pada masalah seksual seseorang. Selain itu tres juga bisa menimbulkan penyempitan pembuluh darah sehingga memicu gangguan ereksi.

Editor
Nurul Yaqin
Sumber
hellosehat.com
Tags

YUK BACA

Loading...