FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Simulasi Gempa, Para Penumpang di Terminal Situbondo Panik

Peristiwa     Dibaca : 53 kali Jurnalis:
Simulasi Gempa, Para Penumpang di Terminal Situbondo Panik
FaktualNews.co/Fatur Bari/
Para penumpang di terminal Situbondo, panik menyelamatkan diri saat simulasi gempa.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Para penumpang bus maupun sopir yang ada di terminal Kota Situbondo, tiba-tiba panik dan berusaha menyelamatkan diri ketika terjadi gempa.

Mereka langsung menyelamatkan diri ke tanah lapang yang ada di sekitar terminal Kota Situbondo. Ratusan penumpang lari tunggang langgang, dengan harapan tidak menjadi korban bencana gempa.

Raut muka panik terlihat diantara para penumpang maupun awak bus yang ada di terminal Kota Situbondo saat terjadi gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR).

Hal itu terjadi saat digelar simulasi tentang penanganan gempa di terminal Kota Situbondo, yang digelar Satlantas Polres Situbondo, Jumat (12/10/2018).

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Hendrix K Wardana, mengatakan pihaknya sengaja menggelar simulasi tentang penanganan gempa di terminal Kota Situbondo, karena terminal merupakan salah satu tempat pelayanan publik, dan akses masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi.

“Dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya korban pada saat terjadi gempa, sehingga kami melakukan simulasi penanganan gempa di terminal Kota Situbondo,” ujarnya, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, selain melakukan simulasi kepada para penumpang dan awak bus, pihaknya juga melakukan sosialisasi tentang penanganan gempa bumi kepada para pedagang asongan yang berjualan di terminal Kota Situbondo.

“Yang pasti, tujuan simulasi dan sosialisasi penangaan gempa adalah untuk meminilisir terjadinya korban pada saat gempa,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang sopir bus Mahfud, menuturkan jika simulasi penanganan gempa yang digelar Satlantas Polres Situbondo, sangat bermanfaat.

“Sebab, kegiatan simulasi ini sangat bermanfaat, untuk keselamatan awak bus dan para penumpang, saat terjadi gempa bumi,” tuturnya singkat.

Editor
Saiful Arief