Kriminal

Jadi Korban Hoax, Penyelenggara Syariah Kemenag Jember Wadul ke Bawaslu

JEMBER, FaktualNews.co – Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Jember Mohammad Muslim, melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polres Jember. Setelah dirinya merasa menjadi korban hoax.

Lantaran munculnya meme yang menampilkan foto dirinya dan tersebar di media sosial. Muslim pun merasa dirugikan dengan munculnya gambar tersebut, karena statusnya sebagai ASN wajib menjunjung tinggi netralitas.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Muslim menyampaikan, ketika menjadi khotib Jumat kemarin, dirinya menyampaikan materi terkait perang melawan hoax.

“Lah Jumat malamnya, justru saya sendiri yang menjadi korban hoax. Tersebarnya meme, ada foto saya, dan dikaitkan dengan ‘PA 212’ yang mengajak untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Muslim, Senin (15/10/2018).

Muslim pun merasa sangat dirugikan. “Pertama karena tidak ada afiliasi apapun dengan ‘PA 212’, kedua sebagai ASN, saya menjunjung tinggi netralitas dengan tidak berpolitik praktis,” tegasnya.

Sehingga Sabtu malam dirinya langsung melapor ke Bawaslu. “Hari ini (kemarin, red), saya rencananya akan melapor ke Mapolres Jember,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Jember Imam Thobrony membenarkan dengan adanya laporan yang disampaikan Muslim tersebut.

“Kita akan kaji dulu di awal, apakah termasuk pelanggaran pemilu atau tidak,” kata Imam.

Menurutnya, jika dilihat sekilas, meme hoax tersebut masuk kategori fitnah. “Opini saya pribadi, masuk ranah pihak kepolisian untuk menindaklanjutinya. Tapi tetap kami kaji lebih dulu,” sambungnya.

Menurut Imam, meme yang dimaksud, memang benar mencantumkan foto Muslim. “Tetapi namanya tertulis Sulaeman. Nah karena itu Mas Muslim tidak terima, dan melapor ke Bawaslu. Nantinya setelah kajian awal nanti, akan kita tindak, dan sesuaikan unsurnya,” jelasnya.

“Apakah pemilik twitter (yang memasang Meme Hoax tersebut), adalah tim pemenangan atau bukan,” pungkasnya.