Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Surat Palsu Pemanggilan KPK untuk Bupati Blitar, Pemilik Akun : Bongkar Aktor Intelektual

Hukum     Dibaca : 139 kali Jurnalis:
Surat Palsu Pemanggilan KPK untuk Bupati Blitar, Pemilik Akun : Bongkar Aktor Intelektual
FaktualNews.co/Dwi Hari/
Kapolres Blitar AKBP Anisulah menujukan bukti salah satu akun yang menyebarkan surat palsu pangilan KPK

BLITAR, FaktualNews.co – Surat panggilan palsu KPK kepada Bupati Blitar yang viral lantaran diunggah di media sosial Facebook, berujung laporan polisi. Pemilik akun Facebook TR mengaku siap dimintai keterangan oleh penegak hukum terkait unggahan tersebut.

Kepada FaktualNews.co, TR mengaku kalau dirinya tidak ada niatan jahat dalam mengunggah surat panggilan palsu di halaman Facebook pribadinya. Dia berpendapat kalau unggahannya itu menjadi pemicu Pemkab Blitar untuk mengklarifikasi kebenaran surat panggilan tersebut langsung ke KPK.

Lantaran, sebelumnya surat itu disangka benar dan asli. Sehingga Bupati Blitar dan sejumlah pejabat yang namanya tercantum dalam surat tersebut hendak terbang ke Jakarta.

“Bukankah beberapa pejabat Pemkab Blitar awalnya mengakui telah mendapat surat dari KPK? Bukankah memang benar ada staff dinas PUPR Kab Blitar yang minta saran ke saya, dan menyampaikan, bahwa dia dan Bupati Blitar memang akan dipanggil KPK, Senin 15 Oktober 2018. Bukankah awalnya kita semua tidak tahu bahwa surat itu palsu? Jadi saya, merasa tidak pernah menyampaikan kabar bohong,” ketanya, Kamis (18/10/2018).

Bahkan, TR pun mengaku sangat siap jika dipanggil pihak kepolisian. Ia pun mendorong aparat penegak hukum untuk membongkar pembuat surat panggilan KPK palsu yang ditujukan ke Bupati Blitar dan sejumlah pejabat di Pemkab Blitar.

Sebab, menurutnya, pembuat surat palsu itulah yang membuat gaduh dan merugikan Pemkab Blitar. Bahkan TR pun mengaku dirugikan lantaran akibat unggahannya tersebut, ia dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Aktor intelektual pembuat surat palsu itu harus ditangkap. Segera sita surat palsu tersebut, kan ada sidik jarinya. Semoga polisi mampu membongkar semua konspirasi dibalik surat palsu tersebut,” jelasnya.

 

Editor
Z Arivin