Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kali Porong Sidoarjo Alami Pendangkalan, Bencana Banjir Mengancam

Peristiwa     Dibaca : 122 kali Jurnalis:
Kali Porong Sidoarjo Alami Pendangkalan, Bencana Banjir Mengancam
FaktualNews.co/Alfan Imroni/
Situasi pembuangan lumpur lapindo di Kali Porong, Sidoarjo

SIDOARJO, FaktualNews.co – Sejak Kali Porong dijadikan sebagai pembuangan lumpur lapindo oleh pemerintah, kini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi lumpur yang cukup tebal sehingga mengganggu aliran air. Oleh karena itu, warga berharap agar ada normalisasi dari PPLS maupun Pemkab Sidoarjo.

Mursid (32), warga Desa Permisan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo mengaku khawatir atas pendangkalan tersebut. Mengingat sebentar lagi akan datang musim penghujan sehingga air dikhawatirkan meluap dan meluber menggenangi pemukiman warga.

“Dengan kondisi sekarang, kami khawatir kalau musim hujan volume air tinggi sehingga meluber. Kami berharap kepada PPLS maupun Pemkab Sidoarjo melakukan normalisasi Kali Porong,” katanya, Jumat (19/10/2018).

Dia menambahkan bahwa tiga bulan yang lalu di Desa Kupang di sisi selatan terdapat tanggul sungai yang jebol. Memang tidak ada dampak yang signifikan saat musim kemarau saat ini. Namun, jika musim penghujan datang, maka tanggul tersebut terancam jebol dan membanjiri tambak warga.

“Kalau hujan dan volume air tinggi, tanggul tersebut bida saja sewaktu-waktu jebol dan airnya membanjiri tambak warga yang ada di sekitar tanggul tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, pembuangan lumpur tersebut juga berdampak kepada lingkungan, yakni air di Kali Porong sangat keruh sehingga tidak bisa di manfaatkan warga sekitar. “Dulu jernih, bisa dibuat mandi warga sekitar saat musim kemarau seperti ini. Tapi sekarang kondisi airnya tidak layak, keruh sekali,” jelasnya.

Mursyid meminta kepada pihak PPLS yang hingga saat ini masih aktif membuang lumpur lapindo ke Kali Porong agar bertanggung jawab atas sendimentasi tersebut. “Paling tidak ada normalisasi sungai agar tidak terjadi pendangkalan,” terangnya.

Menurut pantauan, tepat di lokasi pembuangan lumpur ke Kali Porong cukup memprihatinkan. Karena sedimentasi lumpur sangat tebal sehingga menutupi air yang mengalir dari hulu ke hilir. Bahkan air yang kini mengalir hanya di satu pertiga lebar kali Porong.

Editor
Z Arivin