Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Emil Dardak Dorong Peningkatan Profesi dan Pelayanan RSUD dr Soedomo

Kesehatan     Dibaca : 106 kali Jurnalis:
Emil Dardak Dorong Peningkatan Profesi dan Pelayanan RSUD dr Soedomo
FaktualNews.co/Suparni/
Bupati Trenggalek, Emil Dardak (kanan) mengunjungi pasien RSUD setempat, Jumat (26/10/2018).

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Bupati Trenggalek Emil Dardak, mendorong pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Soedomo ditingkatkan.

Menurut Wakil Gubernur Jatim terpilih ini, dokter sepesialis di RSUD dr. Soedomo akan ditambah. “Jika terbatas dokternya, kadang mereka harus membagi waktu antara investasi pada peningkatan profesi dan juga melayani pasiennya,” kata Emil, usai mengunjungi pasien di RSUD dr. Soedomo, Jumat (26/10/2018).

Jika jumlah dokter spesialis di RSUD Trenggalek, ungkap Emil semakin banyak dokter maka akan maksimal pelayanannya. Selain penambahan dokter ada juga beberapa harapan dasar seperti fisioterapi, karena fisioterapi belum ada, maka BPJS tidak bisa dilayani. Namun tetap bisa dilayani dengan kerjasama dengan kota lain.

“Untuk permasalahan umum banyak masyarakat yang mengeluhkan tentang pelayanan dokter. Namun juga harus kita sadari bahwa dokter juga manusia yang punya kekurangan dan kelebihan,” tuturnya.

Ditambahkan Emil, Pemkab Trenggakek akan terus menunjukkan apresiasi kepada para dokter, dengan akan adanya sistem baru.

“Karena bukan hanya pasien yang bisa curhat ke dokter. Tapi dokter juga bisa curhat ke pasien, jadi ketemu dari perwakilan dokter dan pasien. Dengan tujuan jasa pelayanan terbangun,” jelasnya.

Emil juga memaparkan, saat ini yang digagas yakni, jika hari Sabtu dokter itu ada pendidikan peningkatan profesi. Dari situ akan ada kompensasi dari peningkatan layanan dihari biasa.

Serta membangun sistem walaupun dokter tidak ada namun pasien tetap bisa mendapatkan pelayanan aktif.

Jika sistem sudah berjalan maka tidak harus menunggu dokternya balik, dengan meningkatkan emergency medical service walaupun dokter tidak ada pasien akan tetap tertangani.

“Jadi tujuannya, jika tidak ada dokter tidak ada di hari Sabtu maka pasien tetap akan bisa di tangani. Semua itu dengan sistem teknologi,” pungkas Emil.

Editor
Saiful Arief