Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kembali Pimpin PWI Jember, Sigit Rangkul Semakin Banyak Stakeholder

Peristiwa     Dibaca : 75 kali Jurnalis:
Kembali Pimpin PWI Jember, Sigit Rangkul Semakin Banyak Stakeholder
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Konfercab PWI Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember periode 2018 – 2022 kembali memilih incumbent Sigit Edi Maryanto sebagai Ketua Umum, secara aklamasi. Lantaran, Salim Umar BSA yang sebelumnya mencalonkan diri, mundur sebelum dilakukan pemilihan.

Periode kedua kepemimpinan pria yang identik dengan rambut gondrongnya itu, akan membawa PWI untuk lebih banyak menggandeng stakeholder, sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi profesi wartawan di Jember.

“Nantinya saya ingin menggandeng lebih banyak stakeholder, untuk peningkatan kapasitas kompetensi teman-teman (wartawan) di PWI Jember,” ujar Sigit, usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum PWI Jember Periode keduanya, oleh Pengurus PWI Jatim, Sabtu (27/10/2018).

Selain itu sebagai bentuk profesionalisme wartawan, Sigit juga akan menuntaskan jumlah anggotanya yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Diketahui jumlah wartawan yang sudah UKW ada 36 orang, sedangkan yang belum ada 4 anggota.

“Teman-teman mayoritas sudah UKW, tetapi ada beberapa yang belum, nanti semua harus sudah selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Jember Lutfi Hakim menyampaikan, sebuah organisasi wartawan sangat dibutuhkan, karena ini adalah sebuah profesi yang memiliki tanggung jawab.

“Selain itu kita juga ada kode etik, untuk menunjukkan profesionalisme pekerjaannya. Layaknya profesi lain seperti halnya dokter,” kata Lutfi.

Pihaknya juga berharap, hal-hal yang sudah baik untuk dipertahankan. “Karena PWI Jember merupakan salah satu yang terbaik dari organisasi yang sama di daerah lainnya, dengan kompetensi dan usahanya untuk membuat anggotanya menjadi wartawan profesional,” tandasnya.

Bagaimana membina hubungan yang baik dengan lembaga dan stakeholder sepertihalnya OJK dan BI sudah ditunjukkan dengan baik.

“Mengedukasi masyarakat tentang perekonomian, itu modal yang bagus. Tinggal stakeholder yang lain juga ditingkatkan. Esensi organisasi adalah juga untuk meningkatkan kompetensi, jadi harus benar-benar menunjukkan kualitasnya,” pungkasnya.

Editor
Z Arivin
Tags