FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pekerja Proyek Pembangunan Pasar Gandusari Trenggalek Tewas Tergencet Alat Berat

Peristiwa     Dibaca : 366 kali Jurnalis:
Pekerja Proyek Pembangunan Pasar Gandusari Trenggalek Tewas Tergencet Alat Berat
FaktualNews.co/Suparni PB/
Petugas saat melakukan olah TKP

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Nahas dialami Yoky Saputro (21) seorang pekerja alat berat jenis crane warga Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ia mengalami kecelakaan kerja hingga tewas, Senin  (29/10/2018).

Korban merupakan salah satu pekerja alat berat dibagian atas proyek pembangunan Pasar Gandusari, Trengalek. Dugaan sementara dari hasil penyelidikan petugas dan olah tempat kejadian perkara (TKP), akibat kelalaian kerja dan korban terkena body alat berat.

“Benar seorang pekerja alat berat jenis Crane mengalami kecelakaan kerja hingga tewas. Untuk saat ini kasus sudah kita limpahkan ke Polres Trenggalek guna penyidikan penyebab terjadinya kecelakaan. Dugaan sementara dari hasil olah TKP, korban tewas akibat terkena body alat berat,’’ ucap Kapolres Trenggalek melalui Kapolsek Gandusari AKP Rohadi di tempat kejadian perkara (TKP).

AKP Rohadi memaparkan, korban bersama empat orang temannya tengah bekerja di Pasar Gandusari yang sedang dibangun. Pada saat melakukan aktifitas menancapkan beton (paku bumi) menggunakan alat berat, diduga lalai sehingga mengalami kecelakaan kerja.

“Korban ini salah satu pekerja operator alat berat dibagian atas. Setelah mengalami kecelakaan kerja, korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat, namun nyawa korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia,’’ imbuhnya.

Ditambahkan, dari hasil periksaan medis Puskesmas Gandusari, korban mengalami luka di bagian kepala karena benturan benda keras hingga keluar darah pada telinga, hidung dan mulut serta leher, paha sebelah kanan patah.

“Korban tewas saat menjalani perawatan intensif di puskesmas Gandusari. Dan untuk saat ini jenazah di bawa ke RSUD Trenggalek guna dilakukan otopsi. Sedangkan kasus masih dalam proses penyidikan petugas,’’ pungkas AKP Rohadi.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...