Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Rumah Nenek Renta di Jember Ludes Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 64 kali Jurnalis:
Rumah Nenek Renta di Jember Ludes Terbakar
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/

JEMBER, FaktualNews.co – Rumah nenek Jamiah (65) di Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, habis dilalap si jago merah, Rabu malam (31/10/2018). Diduga penyebab kebakaran rumah berukuran 7 x 15 meter itu, karena lampu petromax.

yang ditinggalkan hidup di dalam rumah dan terjatuh menyambar kain, pakaian, dan benda-benda di dalam rumah tersebut. Karena sudah lama, rumah nenek tua itu tidak memiliki penerangan lampu dari aliran listrik PLN.

Kejadian kebakaran itu terjadi sekitar Pukul 18.00 WIB. Ketika itu, rumah dalam keadaan kosong. Lantaran nenek Jamiah membantu hajatan di rumah tetangganya. “Tetapi kondisi rumah saat itu, di dalamnya menghidupkan lampu petromax berbahan bakar minyak. Kata Bu Jamiah mungkin itu penyebab kebakaran,” ujar tetangga korban, Maryoko saat dikonfirmasi.

Karena saat itu, Nenek Jamiah memang menghidupkan lampu petromax untuk penerangan rumah. “Tetapi saat ditinggal keluar rumah, lupa dimatikan. Mungkin terjatuh dan membakar benda-benda di dalamnya. Karena rumah ludes habis terbakar,” sambungnya.

Mengetahui kebakaran itu, Maryoko dan warga lainnya langsung berusaha memadamkan api. Dengan kekompakan warga, dan khawatir kebakaran meluas karena lokasi rumah berada di daerah padat penduduk, kebakaran segera dapat dipadamkan.

“Dapat 10 menit, petugas pemadam kebakaran datang dan membantu memadamkan kebakaran. Tetapi saat datang api sudah tidak membesar. Jadi petugas hanya melakukan pendinginan agar titik api benar-benar mati,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) A Damkar Suharto menyampaikan, berkat gotong royong warga, api dapat dipadamkan dengan cepat. “Kami datang dengan 1 truk pemadam, dan sampai di lokasi hanya melakukan pendinginan. Tidak ada korban dalam musibah kebakaran ini. Kerugian diperkirakan Rp 35 juta,” ucapnya.

Editor
Z Arivin