Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Curahan Hati Istri Penyelam yang Meninggal dalam Pencarian Lion Air JT 610

Peristiwa     Dibaca : 87 kali Jurnalis:
Curahan Hati Istri Penyelam yang Meninggal dalam Pencarian Lion Air JT 610
FaktualNews.co/Istimewa/
Syahrul Anto, saat menjalankan aktifitas menyelamnya. (Facebook Syahrul Anto).

SURABAYA, FaktualNews.co – Syahrul Anto (48), penyelam yang membantu Badan SAR Nasional (Basarnas) mencari pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, meninggal saat menjalankan tugasnya mencari puing dan korban pesawat nahas tersebut, Jumat (2/11/2018) malam.

Penyebab kematian Syahrul karena dekompresi. Korban diduga terlalu lama menyelam, sesuai jadwal para penyelam naik jam 16.00 WIB, tetapi korban naik 30 menit lebih lama saat evakuasi pesawat Lion Air JT 610.

Syahrul merupakan penyelam yang tergabung dalam komunitas IDRT (Indonesia Diving rescue Team). Komunitas ini merupakan kumpulan para penyelam yang sering membantu pemerintah untuk proses pencarian dan penyelamatan di laut.

Jenazah korban disemayamkan di rumah duka Bendul Merisi Utara Surabaya.

Syahrul Anto

Foto Syahrul Anto, semasa hidup. (Facebook Syahrul Anto).

Melansir Kompas. com, dari akun Facebook Syachrul Anto, terlihat bahwa misi penyelamatan untuk insiden JT 610 bukan yang pertama.

Sebelumnya, penyelam yang gugur saat mencari puing Lion Air JT 610, juga ikut dalam misi pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 yang mengalami kecelakaan, Desember 2014 lalu.

Bahkan, Syachrul merupakan satu dari sekian penyelam yang pertama kali menemukan badan pesawat dan enam korban di pesawat AirAsia. Saat itu, penyelam menemukan pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak di perairan Laut Jawa.

Ucapan belasungkawa tak henti-hentinya mengalir untuk Syachrul di akun Facebook miliknya. Salah satunya dari akun atas nama Lyan Kurniawati yang merupakan istri Syachrul Anto.

“Allah lebih cinta padamu Sayangku, pahlawanku,imamku….

Tunggu aku di jannahNya Insya Allah….terimakasih kasih sayang, bimbingan dan didikanmu. Insya Allah kami teruskan dedikasimu dalam kemanusiaan

Laa khaula wala kuwwata Illa Billah …
Innalilahi wainailaihi rojiun…Mohon dibukakan pintu maaf segala kesalahan almarhum,” tulis akun Lyan Kurniawati, 9 jam lalu.

 

 

Berita ini dikutip dari lama Kompas,com dengan judul: https://megapolitan.kompas,com/read/2018/11/03/11123241/mengenal-syachrul-anto-penyelam-yang-gugur-dalam-pencarian-jt-610

Editor
Saiful Arief