Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Zebra 2018 Satlantas Polrestabes Surabaya dan TNI

Peristiwa     Dibaca : 94 kali Jurnalis:
Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Zebra 2018 Satlantas Polrestabes Surabaya dan TNI
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Petugas saat melakukan razia dalam operasi zebra semeru 2018 di Taman Bungkul Surabaya.

 

SURABAYA, FaktualNews.co – Di hari keenam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2018, Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar operasi kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor di Taman Bungkul, Surabaya, Senin (5/11/2018).

“Kita laksanakan operasi zebra, sasarannya roda dua maupun roda empat. Khususnya tentang kelengkapan surat-surat (kendaraan) tentunya,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia disela pelaksanaan operasi.

Operasi dilaksanakan selama satu jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB ini berbeda dari operasi lalu lintas yang biasa rutin digelar. Karena turut melibatkan petugas Polisi Militer (POM) TNI AL, petugas Garnisun Tetap III/Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya dan hakim serta panitera.

Para penegak hukum itu dilibatkan, supaya para pelanggar bisa menjalani sidang ditempat. Sehingga mempermudah pelanggar dalam menjalani proses hukum.

“Semua pelanggar-pelanggar ini bisa langsung melaksanakan sidang di tempat, jadi mereka bisa langsung membayar denda dan barang bukti yang berhasil kita tilang tadi, bisa langsung diambil juga pada saat selesai sidang,” tegas Pandia.

Sejauh pelaksanaan Operasi Zebra 2018 yang dilakukan jajarannya. Pandia mengatakan, pelanggaran didominasi kasus tak memiliki surat – surat kendaraan, terutama roda dua. Ia menyebut sedikitnya 13.000 pelanggaran terjadi.

“Itu selama enam hari, baik roda empat maupun roda dua,” lanjutnya.

Selain bentuk pelanggaran tersebut. Pihaknya juga mengaku telah mengamankan sejumlah pelanggar dengan kasus melawan arus, berboncengan lebih dari tiga orang, pengemudi dibawah umur, mengemudi sambil menggunakan handphone, tidak memakai sabuk pengaman dan melanggar batas kecepatan laju kendaraan.

Di kesempatan yang sama, Pelda Hartono, Komandan Unit SatPom Garnisun Kagartap III/Surabaya menambahkan, pihaknya terlibat dalam operasi yang dipimpin Korps Bhayangkara ini, adalah untuk membantu mengamankan pelanggar lalu lintas yang berasal dari unsur TNI.

“Seperti tidak memiliki SIM, keluar markas tanpa izin,” ucap Hartono.

Termasuk, kata dia, sejumlah masyarakat yang sengaja memakai atribut TNI, baik yang dikenakan berupa seragam maupun simbol. Barang tersebut akan diamankan.

“Kita akan sita, bukan petugas militer kok. Akan kita buatkan berita acara penyitaan,” tutupnya.

Dilain pihak, salah satu pelanggar yang terkena tilang pada Operasi Zebra 2018 oleh Satlantas Polrestabes Surabaya, Rojikin, kepada FaktualNews.co mengaku dirinya merasa terganggu dengan pelaksanaan operasi ini.

“Ya terganggu saja, karena dilakukan pada saat jam kerja. Harusnya siang” kata warga Jemursari, Surabaya ini.

Rojikin ditilang polisi setelah dirinya tidak membawa surat kelengkapan kendaraan roda dua berupa STNK. Ia pun mengaku akan menjalani sidang ditempat.

Editor
Z Arivin