Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Lepasliarkan 4 Rusa Timor di Tahura Raden Soerjo

Nasional     Dibaca : 44 kali Jurnalis:
Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Lepasliarkan 4 Rusa Timor di Tahura Raden Soerjo
FaktualNews.co/Istimewa/
Perwakilan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu menandatangani kesepakatan bersama usai melepasliarkan 4 Rusa Timor di Hutan Soerjo

MOJOKERTO, FaktualNews.co – PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melepasliarkan empat ekor Rusa Timor (Cervus timorensis) hasil penangkaran di UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Wanawisata Watu Lumpang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (5/11/2018). Pelepasan ini Bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada setiap 5 November. Kegiatan pelepasliaran rusa timor ini juga merupakan yang pertama dilaksanakan di Indonesia.

Kegiatan pelepasliaran rusa timor ini merupakan exit strategy CSR keanekaragaman hayati PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang diprakarsai sejak tahun 2013 untuk program penangkaran bekerjasama dengan Perum Perhutani KPH Parengan. “Mulanya dr hanya 11 ekor rusa kini sudah mencapai 45 ekor di BKPH Malo. Setelah kami berhasil mengembangkan jumlah rusa maka di tahun ini kami lepasliarkan sebanyak 10% dari populasi yang ada sesuai peraturan menteri kehutanan,” ujar Asset 4 Legal & Relations Manager M.Ibnu Wardhana.

Rusa Timor termasuk dalam salah satu jenis satwa yang dilindungi menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Rusa timor tersebar alami hampir di seluruh Indonesia, dan secara kuantitas perkembangan rusa timor di Jawa Timur relatif baik. Sebagai salah satu unit penangkaran rusa timor di wilayah BKSDA Jawa Timur, KPH Parengan mendukung kegiatan pelepasliaran satwa hasil penangkaran sekaligus sebagai pemenuhan kewajiban pengembalian satwa hasil penangkaran ke habitat alaminya.

Pada pelaksanaanya kegiatan pelepasliaran ini dilaksanakan sebanyak 2 tahap dengan jumlah rusa yang dilepasliarkan sebanyak 10 ekor dari BKPH Malo, UPT Pengelolaan Wilayah Hutan Nganjuk, dan lembaga konservasi Taman Satwa Sengkaling Unmuh Malang. Sebelumnya telah dilaksanakan pemeriksaan medis, penilaian spesies termasuk rehabilitasi dan habituasi, serta pelepasliaran rusa dengan panduan IUCN. “Setelah kegiatan ini akan diadakan pemantauan dan monitoring pasca pelepasliaran serta kita kaji dan sosialiasikan terus kepada masyarakat agar tidak terjadi perburuan,“ tambah Ibnu.

Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dewi J.Putriani menyampaikan tujuan pelepasliaran rusa timor adalah sebagai salah satu strategi dalam upaya meningkatkan populasi rusa timor di habitat alaminya. “Kita perlu menjaga keanekaragaman hayati di Indonesia dan program ini dapat dijadikan contoh sinergitas peran dan keterlibatan multi pihak mulai dari pemerintah, BUMN, civitas akademika dan masyarakat dalam mendukung upaya pengawetan spesies tumbuhan dan satwa,” tegasnya.

“Alam tidak membutuhkan kita, tapi kia menbutuhkan alam, untuk itu kesamaan persepsi dan kerjasama dari para oihak dalam pelestarian populasi satwa ini dari kepinahan sangat memegang peranan penting dalam menentukan kesuksesan uoaya konservasi rusa timor di Indonesia,” sambung Nanang Prihadi. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif khususnya Pertamina EP yang dalam kegiatan pelepasliaran rusa timor ini ikut berkecimpung menjaga keanekaragaman hayati di Indonesia,” jelasnya.

Kegiatan prosesi pelepasliaran rusa timor pun ditutup dengan penandatangan komitmen bersama konservasi rusa jawa oleh stakeholders yang terlibat. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Jatim Nandang Prihadi, Kadis LH Mojokerto Zainul Arifin mewakili Bupati Mojokerto, Administratur Perum Perhutani KPH Parengan Badaruddin Amin, serta bekerjasama dengan UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo dan Yayasan Action Indonesia.

Editor
Z Arivin
Tags