FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Dikirim ke Dinkes, Sampel Minuman yang Racuni Puluhan Siswa SD di Jombang

Peristiwa     Dibaca : 96 kali Jurnalis:
Dikirim ke Dinkes, Sampel Minuman yang Racuni Puluhan Siswa SD di Jombang
FaktualNews.co/Muji Lestari/

JOMBANG, FaktualNews.co – Kepolisian Resort Jombang, Jawa Timur, mulai membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus dugaan keracunan yang dialami sebanyak 25 siswa SDN Losari 2 Kecamatan Ploso, Jombang. Puluhan siswa sekolah dasar ini keracunan usai minum es gratis yang dibagikan seorang pria misterius di area sekolah mereka, pada Selasa (06/11/18).

Polisi pun mulai mencari tahu dan mendalami motif dibalik aksi jahat pria misterius tersebut. Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, saat ini sampel minuman gratis yang membuat puluhan siswa SDN Losari 2 ini mengalami mual dan muntah-muntah. Sudah dikirim di Dinas Kesehatan setempat untuk pemeriksaan laboratorium.

“Kami akan bentuk tim, jadi apa motifnya ini sedang kami dalami. Saat ini barang bukti berupa sampel minuman gratisnya sudah kami kirim ke Dinas Kesehatan untuk mengetahui kandungan didalamnya, “kata Kapolres, Rabu (07/11/18).

Fadli menjelaskan, tim khusus yang dibentuk itu untuk memburu pelaku, yakni seorang pria berambut gondrong yang membagikan minuman secara gratis hingga mrmyebabkan sebanyak 25 murid kelas 3, 4 dan 5 SDN Losari keracunan.

Disinggung soal motif pelaku, AKBP Fadli belum bisa menjelaskan secara panjang lebar. Alasannya, tim sedang bekerja di lapangan.

“Kami mengimbau seluruh sekolah agar selektif memasukkan pedagang ke lingkungan sekolah. Jangan sampai kasus di SDN Losari, terulang di sekolah lain,”jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 25 murid SDN Losari 2 Kecamatan Ploso, Jombang, mengalami mual dan muntah usai diberi minuman gratis oleh seorang pria misterius, pada Selasa kemarin.

Diduga, murid yang terdiri dari siswa kelas 3, 4 dan 5 tersebut mengalami keracunan usai minum es kemasan yang diberikan seorang pria misterius. Minuman tersebut dikemas dalam plastik klip dan diberikan secara gratis.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...