Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Juara Dunia Moto2, Franceso Bagnaia Tolak Hijrah ke MotoGP Lebih Cepat

MotoGP     Dibaca : 86 kali Jurnalis:
Juara Dunia Moto2, Franceso Bagnaia Tolak Hijrah ke MotoGP Lebih Cepat
Pebalap Sky Racing Team VR46, Francesco Bagnaia.

FaktualNews.co – Juara Moto2, Franceso Bagnaia menuturkan menolak kesempatan naik kelas ke MotoGP leboih cepat, demi meraih titel juara dunia Moto2.

Salah satu jebolan VR46 Riders Academy tersebut bertengger di tempat kelima klasemen akhir Moto2 2017 dan berhasil meraih gelar juara dunia Moto2 2018. Musim depan, Bagnaia naik kelas ke MotoGP membela Pramac Ducati.

“Saya punya peluang ke MotoGP musim ini (2018), tapi memang lebih baik menjadi juara di sini dulu [Moto2], karena tim kami punya kemampuan untuk menang. Kami merasa lebih baik dibanding tahun lalu,” kata Bagnaia, melansir Motorsport.

Menurut Pecco sapaan akrab Bagnaia, meski setelah meneken kontrak dengan Pramac tanpa pernah sekalipun menang di Moto2. “Saya memilih fokus menjalani musim, serta mengesampingkan sejenak soal tahun depan. Ini menjadi keuntungan karena sudah dapat kontrak di MotoGP, jadi saya bisa konsentrasi untuk menang di Moto2,” tegasnya.

Rekan setim Luca Marini di Sky Racing Team VR46 menilai kemenangannya di Red Bull Ring setelah menaklukkan rival terdekatnya, Miguel Oliveira, menjadi kunci untuk meraih gelar.

“Saya merasa titel sudah semakin dekat setelah balapan di Austria. Posisi teratas klasemen ada di tangan, dan saya terus menekan hingga menjadi juara Moto2 di Malaysia,” kenangnya.

“Selain di Austria, kemenangan terbaik tahun ini di Qatar, merupakan yang pertama bagi saya.”

Pecco, menargetkan hasil serupa dengan musim perdananya di Moto2 setelah naik ke kelas premier.

“Hijrah ke MotoGP, saya harus memulai segalanya dari nol karena semuanya benar-benar berbeda, termasuk karakter motor,” tuturnya.

“Ducati telah memberi semua yang saya minta. Ini akan menjadi momen penting untuk petualangan baru. Saya selalu ingin menggeber Ducati karena menurut saya, mereka salah satu kompetitor terkencang. Berkompetisi dengan pembalap terbaik dunia, termasuk Valentino, sungguh kesempatan luar biasa,” pungkasnya.

Editor
Saiful Arief