Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Unej Usulkan Regulasi Kawasan Bebas Rokok

Pendidikan     Dibaca : 52 kali Jurnalis:
Unej Usulkan Regulasi Kawasan Bebas Rokok
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Dekan FKM Unej Irma Prasetyowati saat menunjukkan draf peraturan kawasan terbatas merokok.

JEMBER, FaktualNews.co – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (Unej) mengusulkan adanya kawasan terbatas merokok. Proses meraih target tersebut, diupayakan melalui pengusulan draf peraturan tentang kawasan bebas rokok.

“Saat ini kami sedang mengajukan draf peraturan tentang kawasan terbatas merokok kepada pihak rektorat, namun sejumlah tahapan sesuai prosedur juga harus dilalui dalam membuat aturan tersebut,” kata Dekan FKM Unej Irma Prasetyowati di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya FKM Unej sudah menerapkan kawasan bebas rokok yang diatur dalam Keputusan Dekan FKM Nomor 1153/UN.25.1.12/KL/2013 tentang kawasan bebas rokok (KTR), sehingga seluruh mahasiswa, dosen, dan karyawan, serta tamu yang berkunjung ke FKM tidak boleh merokok karena penerapan kawasan KTR tersebut.

“Penerapan KTR tersebut bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian dengan cara mengubah perilaku masyarakat kampus untuk hidup sehat, sehingga civitas akademika FKM harus memberikan tauldan lebih dulu kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, tujuan penerapan KTR juga dapat meningkatkan produktivitas kerja yang optimal, mewujudkan kualitas udara yang sehat dan bersih bebas asap rokok, kemudian menurunkan angka perokok dan mencegah perokok pemula, serta mewujudkan generasi muda yang sehat.

“Kami menilai peraturan tentang kawasan terbatas rokok di Kampus Unej sangat penting dan dibutuhkan oleh civitas akademika, sehingga kawasan-kawasan mana saja yang diperbolehkan untuk merokok dan tidak akan diatur dalam peraturan tersebut,” tuturnya.

Sejauh ini, lanjut dia, Rektor Unej Moh. Hasan memberikan tanggapan yang positif terkait dengan usulan FKM tersebut. “Beberapa kawasan terbatas merokok tersebut mungkin bisa diawali dengan sejumlah fakultas dan program studi kesehatan di Unej menerapkan kawasan tanpa rokok yang bisa memberikan dampak yang luar biasa,” ujarnya.

Editor
Z Arivin
Tags