Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Isiden Saat Gelaran Drama ‘Surabaya Membara’, Pakde Karwo : Jangan Saling Menyalahkan

Birokrasi     Dibaca : 72 kali Jurnalis:
Isiden Saat Gelaran Drama ‘Surabaya Membara’, Pakde Karwo : Jangan Saling Menyalahkan
FaktualNews.co/Mokhamad Dofir/
Gubernur Jatim, Soekarwo.

SURABAYA, FaktualNews.co – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo meminta kepada semua pihak untuk tidak saling menyalahkan dalam insiden tewasnya tiga penonton gelaran drama kolosal ‘Surabaya Membara’ di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat 9 November 2018 malam.

Birokrat yang akrab disapa Pakde Karwo ini menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menanggung seluruh biaya korban saat insiden kecelakaan yang menewaskan 3 orang dan membuat 16 orang mengalami luka-luka. Lantaran mereka tertabrak kereta api saat menonton drama kolosal ‘Surabaya Membara’ di atas viaduk.

“Jadi yang meninggal, sakit dan terluka menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim,” hal tersebut disampaikan Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim,Dr. H. Soekarwo saat menjawab pertanyaan wartawan terkait jatuhnya korban Drama Kolosal Surabaya Membara, Sabtu (10/11/2018).

Dijelaskan, bagi penonton yang meninggal semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah, mulai dari penguburan dan akan memperoleh santunan Rp 10 juta. Bagi yang terluka, semua biaya perawatan juga ditanggung oleh pemerintah.

“Hal ini merupakan pendekatan kemanusiaan, dan menjadi solusi yang paling bagus, bukannya mencari siapa yang salah dan benar,” ungkapnya.

Semua korban yang terluka, saat ini dirawat di beberapa rumah sakit diantaranya RSUD Dr. Soetomo, PHC dan RSUD Suwandi. Menurut Pakde Karwo, sebelum berlangsungnya acara, para penonton Drama Kolosal Surabaya Membara diimbau untuk tidak menonton di viaduk jalur lintasan kereta api yang berada di Jalan Pahlawan.

Dengan adanya kejadian ini, Pakde Karwo meminta agar semua pihak tidak adanya yang saling menyalahkan. “Kejadian ini adalah suatu kecelakaan yang harus diurus dari sisi kemanusiaan. Tidak ada yang boleh saling menyalahkan” pungkas Pakde.

Editor
Z Arivin