Iklan Bank Jatim FaktualNews
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pom Mini di Jember Terbakar, Pemilik Nyaris Terpanggang

Peristiwa     Dibaca : 73 kali Jurnalis:
Pom Mini di Jember Terbakar, Pemilik Nyaris Terpanggang
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Petugas PMK memadamkan kebakaran Pom Mini di Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Kebakaran terjadi di sebuah kios Pom Mini, di Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (10/11/2018).

Kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik alat penyedot bahan bakar minyak (BBM) di dalam dispenser. Peristiwa itu terjadi, saat pemilik usaha Pom Mini Novi Triyanto bermaksud untuk memindah BBM Pertalite dari tong ke dalam tandon penampung Dispenser Pom Mini.

“Saat itu pemilik usaha Pom Mini, Novi Triyanto, bermaksud untuk memindah isi BBM dari tong ke tandon penampung dispenser. Diduga karena ada percikan listrik dari Sanyo (alat penyedot BBM dalam Dispenser), akhirnya menyambar satu tong yang kondisinya terbuka, dan menyebabkan kebakaran,” kata Danru PMK Ambulu A, Syamsullah saat dikonfirmasi sejumlah media.

Akibat kebakaran tersebut, rumah bagian depan rusak dan kaca pecah. Kios pom mini terbakar habis. Selain itu, Novi Triyanto menjadi korban karena mengalami luka bakar, dan terpaksa harus dibawa ke RSD Balung untuk mendapat perawatan. Kerugian akibat peristiwa tersebut, ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Diketahui dari lokasi kebakaran, ada 2 tong berisi BBM pertalite, yang akan dipindahkan ke dalam tandon penampungan. Namun hanya 1 tong yang terbuka yang terbakar. Sedangkan 1 tong lagi diamankan. Saat warga sekitar berusaha memadamkan api, dan juga berusaha menyelamatkan korban.

“Novi mengalami luka bakar 50 persen, dan langsung dibawa ke RSD Balung yang jaraknya lebih dekat dari lokasi kebakaran. Beruntung satu tong berisi BBM dapat segera dipindahkan, sehingga tidak sampai membesar apinya,” sambungnya.

Proses pemadaman api berlangsung cepat, karena saat kejadian warga sudah memadamkan api. Sehingga petugas PMK hanya melakukan pembasahan guna memastikan api sudah benar-benar padam.

“Kami datang 10 menit dari laporan warga, tapi saat sampai, api sudah mulai padam. Kami pun melakukan proses pendinginan. Kerugian kira-kira Rp 40 juta, dan korban jiwa pemilik usaha yang terbakar itu, saat ini masih dirawat di rumah sakit,” tandasnya.

Editor
Z Arivin