FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Buntut e-KTP Ganda Bupati Faida, Warga Jember Turun Jalan

Peristiwa     Dibaca : 116 kali Jurnalis:
Buntut e-KTP Ganda Bupati Faida, Warga Jember Turun Jalan
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Aksi demonstrasi yang dilakukan warga Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam kelompok Format (Forum Masyarakat Tertindas) menggelar aksi damai menuntut pihak berwajib untuk bertindak tegas terhadap Bupati Jember Faida, yang dinilai telah melanggar Undang-Undang Tentang Kependudukan.

Sebab, pelanggaran yang dilakukan Bupati berparas cantik itu, yakni dengan memiliki dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yakni e-KTP lebih dari satu.

“Setelah dilakukan OTT oleh Tim Saber Pungli Polres Jember beberapa waktu lalu, diketahui ternyata bupati punya KTP lebih dari satu. Padahal itu jelas melanggar undang-undang,” kata Korlap Aksi Kustiono Musri usai melakukan orasi di depan Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Senin (12/11/2018).

Menurut Kustiono, dikala masyarakat menderita dengan ruwetnya mengurus dokumen adminduk di Kantor Dispendukcapil, namun Faida justru memiliki lebih dari satu e-KTP. Hal itu dinilai sebagai bentuk kedzaliman.

Menurutnya, masyarakat ditekan untuk taat aturan. Bahkan warga harus antre sejak pukul 2 dini hari untuk mengurus dokumen adminduk. Hal itu tentunya sangat tidak manusiawi

“Bupati membuat KTP itu tidak sesuai prosedur. Terlebih lagi dengan kepemilikan ganda dokumen penting tersebut,” kata Kustiono.

Padahal lanjut Kustiono, hal itu jelas melanggar. Sehingga dengan bentuk pelanggaran tersebut, harus ada tindakan tegas terhadap Bupati Faida.

“Apa yang dilakukan bupati yang katanya harus tegak lurus dengan aturan 3B, itu carpak kata orang Jember. Jadi harus tegas tindak bupati,” jelasnya.

Hingga berakhirnya aksi, Bupati Jember Faida tidak menemui pendemo, dan tidak ada pejabat satupun yang mewakili bupati untuk menemui pengunjuk rasa.

“Informasi yang saya terima, saat tahu ada aksi ini, bupati ke luar kota, Jakarta katanya. Entah kapan kembali,” pungkasnya.

Warga saat menggelar aksi unras di depan Pendapa Wahyawibawagraha Jember.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...