FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pasca OTT Dispendukcapil Jember, Pelayanan Adminduk Tetap Buruk

Birokrasi     Dibaca : 112 kali Jurnalis:
Pasca OTT Dispendukcapil Jember, Pelayanan Adminduk Tetap Buruk
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Warga mendatangi Posko pengaduan buruknya layanan di Dispendukcapil Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Pasca dilakukan OTT di Kantor Dispendukcapil Jember, pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) masyarakat hingga kini masih tak ada perubahan. Antrean panjang dan penumpukan warga masih terlihat di Kantor Dispendukcapil Jember, di Jalan Jawa, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Hal itu diketahui, dari pengaduan yang disampaikan sejumlah masyarakat, ke Posko yang didirikan Kelompok Masyarakat Format (Forum masyarakat tertindas), Selasa (13/11/2018).

“Sejak kami membuka posko ini, mengkritisi sejauh mana pelayanan Dispenduk pasca OTT, sudah ada 2 pengaduan masuk, satu mengenai pengurusan adminduk, satunya tentang dokumen nikah massal bulan Agustus kemarin,” kata Korlap Format Kustiono Musri saat dikonfirmasi media.

Dari informasi yang masuk, lanjut Kustiono, pengurusan dokumen adminduk masih tetap sama, tidak ada perubahan. Bahkan persoalan itu mayoritas mirip, pasca OTT kemarin.

“Mengurus e-KTP dan akta kelahiran, masih tetap tidak ada perubahan. Masih sama, bahkan ada yang curhat, rombongan dari Gunung Malang, Kecamatan Sumberjambe,” katanya.

Bahwa mereka datang bersama-sama sengaja mengurus dokumen adminduk berangkat pukul 2 dini hari. Namun, hingga siang hari belum ada kepastian apakah sudah selesai.

“Mereka duduk di posko ini, menyampaikan keluhannya, ada yang sudah jadi, tapi tidak sampai sebagian. Lainnya belum jelas. Nah terus bagaimana hasil OTT ini, kok masih tetap,” tukasnya.

Dengan sistem yang masih tetap sama ini, Kustiono mengaku kecewa, dan akan menampung informasi tersebut, untuk tindak lanjut berikutnya. “Berarti tidak ada perubahan apa-apa, bupati hanya mengganti Plt, tetapi tidak ada tindak lanjut yang baik. Bupati jangan keminter, tiru daerah lain agar ada perubahan,” tandasnya.

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...